Kabar miris datang dari dunia si kulit bundar tanah air, setelah salah satu kiper legendaris PSIS yang kini diketahui membuka jasa tukang pijat panggilan. Puji terpaksa melakukan profesi itu karena kesulitan ekonomi pasca memutuskan pensiun dari rumput hijau.
Kabar terbaru kehidupan Puji diketahui dari unggahan ditwitter melalui akun Mah5Utari yang mengunggah tangkapan layar akun Facebook bernama Pudji Rahardjo.
Dalam postingan itu dijelaskan jiakali Puji membuka jasa panggilan jasa pijat seperti pijat refleksi, pijat capek, pijat salah urat keseleo dan lainnya.
Unggahan Puji yang tidak banyak mendapat tanggapan dari orang-orang terus dia bagikan agar bisa mendapatkan pelanggan yang ingin memakai jasanya. Dia juga menyertakan informasi bahwa dirinya adalah mantan kiper dari PSIS Semarang.
Jika menilik akun Facebook milik Puji, dia mulai membuka jasa layanan pijat sejak Agustus tahun 2022 lalu. Namun, tidak diketahui bagaimana kondisinya terbarunya kini.
Unggahan terkait kondisi Puji menuai beragam komentar warget yang pada umumnya merasa miris dengan kondisi pesepakbola di tanah air.
"Sedih amat,” tulis akun @hvsnay
"Bagaimana dengan nasib para pemain, juru masak, para pedagang, ofisial tim, yang timnya berlaga di Liga 2 & 3?,” tulis akin @rumputliaryk
Fenomena tentang kondisi sejumlah pesepakbola yang telah pensiun mengalami kesusahan hidup, bukanlah hal baru terjadi di tanah air.
Baca Juga: Ciee..! Prabowo dan Khofifah Dinner Bareng di Surabaya, Bahas Pilpres Kah?
Ambil contoh Anang Maruf yang dikabarkan sempat menjalani pekerjaan sebagai ojek online. Untungnya kini Anang Ma'ruf telah dipekerjakan di Dispora Surabaya.
Kemudian ada Alexander Pulalo yang diketahui sempat menjadi supir untuk perusahaan broadcasting. Ia terpaksa bekerja seperti itu karena terhimpit ekonomi.
Berita Terkait
-
Tren Positif Dewa United Terhenti Usai Dikalahkan PSIS Semarang, Ini Komentar Jan Olde Riekerink
-
Demi Menyambung Hidup, Eks Kiper PSIS Semarang Banting Setir Jadi Tukang Pijat
-
PSIS Semarang vs Persis Solo, Gianluca Pandeynuwu Tak Sabar Hadapi Mahesa Jenar
-
Persib Bandung Boyong 22 Pemain Kontra PSIS Semarang Termasuk si "Bule"
-
Lawan PSIS, Marc Klok Siap Bantu Persib Bandung Rebut Tahta Klasemen Sementara dari Persija
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
Terkini
-
Tak Gentar dengan Lawan, Afrika Selatan Janjikan Permainan Atraktif di Piala Dunia 2026
-
Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Tak Mau Imbang, Adam Alis Ingin Persib Bandung Menang atas Persijap
-
Dapat Beasiswa Malah Bikin Onar, 3 Pelajar Sudan di Pringsewu Diciduk Imigrasi Bandar Lampung
-
Mauricio Souza Bangga Persija Jakarta Pecahkan Rekor Poin
-
Uang Rp1 M Disimpan di Kardus, Ini Siasat Abah Jempol Kelabui Korban Seleksi Akpol
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Kevin Diks Cetak Gol dan Masuk Tim Terbaik Bundesliga
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru