Dalam pekan-24 Liga BRI 1, Persib Bandung akan menjamu lawannya PSM Makassar di Stadion Pakansari, Selasa (14/2/2023) pada pukul 15.00 WIB.
Pasalnya ada yang berbeda pada laga tersebut, dimana suporter PSM Makassar tidak diberikan izin hadir untuk menyaksikan langsung pertandingan tim kesayangan mereka.
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares mengungkapkan kekecewaannya terkait aturan pertandingan tersebut. Ia membeberkan bahwa dirinya selalu diberi pertanyaan kepada suporter perihal pelarangan hadir menyaksikan laga PSM Makassar vs Persib Bandung.
"Saya ingin bertanya yang dimana suporter-suporter saya juga bertanya, pertanyaan tersebut dari suporter-suporter PSM Makassar yang menanyakan kepada saya, kenapa kita tidak bisa menyaksikan pertandingan laga Persib melawan PSM?" ungkap Bernardo Tavares saat Pre Match Press Conference
Ia juga menyebutkan bahwa suporter PSM tidak pernah bermasalah pada supoter mana pun, bahkan suporter Persib Bandung menyaksikan pertandingan di kandang PSM Makassar, di Pare-pare.
"Saat ini saya tidak tau dan makanya saya angkat disini, setau saya kita tidak pernah membuat masalah kepada suporter-suporter lain pada saat suporter Persib datang ke parapare, mereka dilayani dengan baik, mereka disambut dengan baik dan ini adalah fakta." lanjutnya.
Pelatih asal Portugal ini juga menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke kandang lawan sebelum menjadi pelatih PSM Makassar.
"Saya kira indonesia bukan seperti di korea utara sana yang mana tidak menginginkan suporter lain masuk ke stadion tuan rumah, pada saat saya bekerja di satu negara dan harus bertandang ke korea utara, saya bisa melihat 100 ribu suporter lawan dan kita hanya pemain dan staff."ujarnya.
Ia sangat menyayangkan perihal tersebut sebab suporter selalu memberikan energi ekstra ketika anak asuhnya bertanding, bahkan di tandang sekalipun.
Baca Juga: Tanpa "Preman Tasik" Persib Bandung Siap Ladeni PSM Makassar
Jelang pertandingan nanti, PSM Makassar menduduki peringkat kedua klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan raihan 47 poin dari 22 pertandingan, terpaut satu poin dari Persib Bandung di posisi ketiga.
Berita Terkait
-
Tanpa "Preman Tasik" Persib Bandung Siap Ladeni PSM Makassar
-
Laga Klasik Persib Bandung vs PSM Makassar Digelar di Bogor, Bobotoh Boleh Kawal di Stadion?
-
Prediksi Duel Era Klasik Perserikatan Persija vs PSM: Head to Head, Susunan Pemain, dan Skor
-
Pelatih Persija Thomas Doll Akui Punya Kiat Jitu Bongkar Pertahanan PSM
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati