Kejaksaan Negeri Purwakarta, Jawa Barat cecar 20 pertanyaan terhadap Bupati Anne Ratna Mustika terkait korupsi, dugaan gratifikasi terhadap 24 anggota DPRD Purwakarta, 2022 silam.
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengaku, kemarin ia memenuhi undangan kejaksaan. Selain Anne turut diperiksa Sekda Kabupaten Daerah Purwakarta, Norman Nugraha, Rabu 15 Februari 2023.
Pantauan Tribunjabar.id di lokasi, Bupati bersama Sekda Purwakarta tiba di Kejari Purwakarta sekitar pukul 09.10 WIB.
Anne Ratna Mustika usai pemeriksaan mengaku, kalau ia cuma memberi pernyataan terkait dugaan gratifikasi terhadap 24 anggota DPRD Purwakarta saat sidang paripurna.
"Saya hadir dan berikan klarifikasi tentang dugaan gratifikasi itu," kata Anne usai pemeriksaan kemarin.
Jaksa memeriksa Ambu Anne terkait dugaan gratifikasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).
Bupati Anne Ratna Mustika yang akan menjalani sidang kembali 22 Februari mendatang di Pengadilan Agama Purwakarta atas gugatan cerai terhadap Dedi Mulyadi, anggota DPR RI.
Ia lanjutkan, kedatangan dirinya untuk menerangkan tahapan Ranperda Pertanggungjawaban Penyelenggaraan APBD yang Pemkab Purwakarta usulkan.
Ambu Anne melanjutkan, pemkab telah menyerahkan hal itu sesuai aturan ke DPRD Purwakarta, 31 Juli 2022.
Baca Juga: Menang Telak, Erick Thohir Pimpin PSSI 2023-2027
Pemanggilan terhadap istri Dedi Mulyadi itu lantaran komentar Ketua DPRD Purwakarta, Ahmad Sanusi. Katanya, kalau Bupati Anne Ratna Mustika hadiri rapat yang tidak memenuhi kuorum.
Sebagaimana diketahui, bahwa dalam rapat sidang paripurna di DPRD Purwakarta terdapat 45 anggota dewan, dan dari jumlah itu cuma 21 anggota dprd yang hadir.
Sementara 24 anggota dprd purwakarta tidak hadir tanpa alasan, sehingga diduga gratifikasi. Bahkan sidang paripurna itu Bupati Anne Ratna memenuhi undangan atau hadir saat rapat paripurna di DPRD Purwakarta, Jalan Pramuka, 12 dan 14 September 2022.
Pemeriksaan Anne Ratna Mustika seiring pemeriksaan kali kedua Sekwan DPRD Purwakarta oleh Kejari Purwakarta.
Pemeriksaan kepala daerah Purwakarta itu terkait aduan masyarakat terkait dugaan gratifikasi bagi legislator. Isunya tentang pemboikotan sidang paripurna Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring