/
Sabtu, 11 Maret 2023 | 17:24 WIB
Rekonstruksi Penganiayaan Davi Ozora ; Mario Dandy Satriyo ; Shane Lukas ; Agnes Gracia atau AG (Suara.com/Alfian Winnato)

Tersangka kasus penganiayaan Mario Dandy Satriyo menjalani rekonstruksi atau reka adegan saat menjalani konstruksi penganiayaan terhadap D (17) di perumahan Green Permata Residences, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2023).

Saat rekonstruksi, Mario Dandy pun jadi sorotan pasalnya anak eks pejabat pajak tersebut tetap bergaya modis.

Anak Rafael Alun Trisambodo terlihat memakai baju tahanan berwarna orange dan celana pendek hitam. Namun yang disorot yakni sepatunya. Pacar Agnes Gracia ini memakai alas kaki/sepatu diketahui tergolong barang mewah, yakni Nike Fly By Mid 2 Hitam-putih.

Sepatu tersebut dikatakan mewah dikarenakan saat ditelusuri harga sepatu berkisar antara Rp 900 ribu - Rp 1 juta. Nike Fly By Mid 2 itu merupakan sepatu dirancang oleh produk Nike untuk pemain bola basket. Desainnya ringan hingga dapat memicu kenyamanan saat dipakai bergerak dilapangan maupun dalam jangka waktu seharian.

Akan tetapi sepatu yang dipakai Mario saat rekonstruksi berbeda dengan barang bukti (barbuk) yang sempat ditunjukkan Polres Metro Jakarta Selatan dalam konferensi pers 22 Februari lalu. Saat itu, polisi memperlihatkan sepasang sepatu dengan merek Puma.

Berbeda dengan temannya, Shane Lukas (19) hanya memakai sandal bermerek Porto yang diketahui hanya bernilai Rp30 ribu. Pakaian tahanannya pun lebih lusuh.

Momen Rekonstruksi Penganiayaan 

Mario Dandy dan Shane Lukas terlihat sedih saat memperagakan sejumlah adegan dalam rekonstruksi penganiayaan. Shane juga tampak mengepalkan tangan layaknya orang berdoa. Tepatnya ketika Mario tengah memperagakan aksi kejinya.

Tak hanya itu, Mario sempat ditegur penyidik Polda Metro Jaya usai tidak melakukan selebrasi Cristiano Ronaldo sesuai dengan kejadian sebenarnya. Di mana saat itu, ia melayangkan tendangan ke kepala korban hingga memicu koma.

Baca Juga: CEK FAKTA: Venna Melinda Kepergok Dicium Saat Temui Ferry Irawan di Penjara, KDRT Cuma Prank, Benarkah?

Penyidik bahkan sampai mencontohkan sikap tersebut agar Mario memperagakannya sesuai dengan BAP serta rekaman CCTV yang dimiliki polisi. Adapun rekonstruksi itu juga menghadirkan AG yang diwakili pemeran pengganti.

Load More