Kasus penganiayaan Mario Dandy terhadap David terus bergulir, saksi demi saksi mulai bermunculan.
Ada satu saksi yang kini dicari oleh publik yakni saksi APA, sosok perempuan yang disebut-sebut sebagai pembisik Mario Dandy Satriyo, tersangka kasus penganiayaan David Ozora.
Sosok APA pertama kali terungkap ke publik dari pernyataan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam.
Berdasarkan pemeriksaan, Mario mengaku diberitahu APA soal perbuatan tak menyenangkan David ke pacarnya, Agnes. Mendengar informasi tersebut, Mario emosi dan merencanakan untuk menganiaya David.
Pantauan Suara.com, Amanda dan rombongan tiba di sana sekitar pukul 11.00 WIB. Meski wajahnya ditutupi masker putih, dia terlihat modis.
Anastasia Pretya Amanda merupakan saksi APA yang disebut oleh kepolisian dalam keterangannya memberikan informasi ke Mario Dandy tentang perlakuan David ke Agnes Gracia.
Anastasia pun mendatangi Polda Metro Jaya, Kamis (16/3/2023) bersama kuasa hukumnya.
Ia pun datang memakai kemeja putih dengan potongan leher yang agak terbuka. Wajahnya pun dirias. Sementara rambutnya pun ditata sedemikian rupa hingga enak dipandang.
Dalam kesempatan tersebut, Amanda diwakili kuasa hukumnya membantah jadi pembisik Mario. Sebelumnya, dia disebut sebagai pembisik Mario tentang perbuatan tak menyenangkan David ke Agnes (AG) hingga memicu penganiayaan tersebut.
Baca Juga: Sah! Polda Metro Jaya Perpanjang Penahanan Mario Dandy Cs
Kuasa hukum APA mengatakan bahwa Amanda tidak pernah mengenal pacar Mario Dandy atau Agnes Gracia.
"Ia tidak pernah kenal sama sekali dengan AG,"ungkap Enita Edyalaksmita.
Menurut Enita kliennya pun sudah putus sejak Oktober 2022, tapi kliennya memang pernah bertemu dengan dengan Mario Dandy pada 30 Januari tahun ini.
Dalam pertemuan tersebut mereka tak pernah membahas terkait David maupun Agnes Gracia, Mereka aja bersua dan bertanya kabar..
"Nah saudara MDS ini datang menemui. Nah kemudian terjadilah percakapan percakapan. Sebenarnya terus terang aja Amanda sebenarnya keberatan untuk ditemui," katanya.
Kasus penganiayaan David telah menetapkan tiga orang tersangka. Mereka adalah Mario, Shane Lukas, dan Agnes. Khusus Agnes disebut anak berkonflik dengan hukum karena statusnya masih di bawah umur.
Berita Terkait
-
Mario Dandy Sempat Bertemu Mantan Pacar di Kemang Sebelum Penganiayaan, Tapi Amanda Bantah Bahas David dan AG
-
Sah! Polda Metro Jaya Perpanjang Penahanan Mario Dandy Cs
-
Tampil Modis, Amanda Pacar Mario Dandy Akhirnya Muncul
-
Tak Terima Disebut Pembisik yang Bikin David Dianiaya, APA alias Amanda Laporkan Mario Dandy Cs ke Polisi
-
Akhirnya Berani Muncul, Ini Tampang Amanda Mantan Pacar Mario Dandy
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Sobat Indibiz Resmi Diluncurkan, Telkom Perluas Peluang Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital
-
KPK Telusuri Aliran Dana CSR BIOJK, Dua Pensiunan BI Diperiksa
-
Pendidikan Perempuan di Daerah: Terjebak Antara Mimpi dan Keterbatasan
-
Game Mobile Racing Master Tembus 1 Juta Download, Ada Event Initial D
-
Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
-
Federico Barba Bertekad Kalahkan PSIM Yogyakarta, Demi Jaga Posisi Puncak
-
Momentum Tanggal Kembar Jadi Waktu Favorit Wisatawan Indonesia
-
Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
-
KPK Kembali Periksa Staf Ahli Eks Menhub, Dalami Peran di Kasus Rel Kereta
-
Kewarasan yang Dipertanyakan: 'Juminten Edan' Bawa Isu Sosial ke Level Horor yang Menakutkan