Serang Suara - Partai Amanat Nasional alias PAN, Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai panik, usai PDI Perjuangan mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024 mendatang.
Partai PAN, Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai mengencangkan sabuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), dengan menggelar rapat koordinasi sekaligus silaturahmi.
Rapat koordinasi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mereka manfaatkan di momen Idul Fitri 1444 H atau 2023 masehi. Soal rapat koordinasi guna mematangkan rencana kebijakan KIB disampaikan Juru Bicara PAN, Viva Yoga Mauladi, kutip Suara.com partner Serang, Jumat 21 April 2024.
"Setelah lebaran akan rakor guna mematangkan penetapan kebijakan Koalisi Indonesia Bersatu," kata Viva Yoga Mauladi.
Kendati demikian, Partai Amanat Nasional menurut Viva siap bekerja sama dengan semua partai politik, artinya tidak tertutup kemungkinan dengan PDI Perjuangan, yang kini sedang mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres Pemilu 2024.
"PAN akan selalu menjadi komponen yang terus memperkuat pilar demokrasi Indonesia," sebut Viva Yoga Mauladi.
Kata Viva, Wakil Ketua Umum PAN itu, bahwa Partai Amanat Nasional mengapresiasi pengumuman calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Ini akan mempercepat proses pembentukan pasangan calon melalui kerja-kerja politik dalam lingkaran persyaratan presidential treshold 20 persen kursi DPR.
Sebelumnya diberitakan, Ganjar Pranowo resmi diusung maju sebagai calon presiden (capres) dari PDIP. Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dalam rapat DPP PDIP ke-140 di Istana Batu Tulis, Bogor.
"Menetapkan saudara Ganjar Pranowo sekarang Gubernur Jawa Tengah sebagai kader dan petugas partai untuk ditingkatkan penugasannya sebagai calon presiden Republik Indonesia dari PDIP," ujar Megawati dalam akun YouTube PDI Perjuangan. [*]
Baca Juga: Sah! PDI Perjuangan Tunjuk Ganjar Sebagai Petugas Partai Calon Pengganti Jokowi Mendatang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian