Serang Suara - Potensi macet arus balik lebaran 2023 masih terjadi di Sumatera Barat (Sumbar), sebut Kasat Lantas Polresta Bukittinggi AKP Ghanda Novidiningrat, Rabu (26/4/2023).
Kemacetan arus balik itu terjadi jalur Padang - Bukittinggi, pemicu kemacetan lantaran sistem one way atau satu arah dari Padang ke Bukittinggi.
Kendati demikian secara lalu lintas pada arus balik lebaran 2023 yang memasuki gelombang kedua jadwal arus balik Idul Fitri 1444 H memang normal, aku Kasat Lantas Polresta Bukittinggi AKP Ghanda Novidiningrat.
"Arus lalu lintas Padang-Bukittinggi atau sebaliknya sudah kembali normal, kami mengimbau agar pengguna jalan dan pengendara kendaraan hati-hati saat mengendarai kendaraan," imbau anggota polisi di Polresta Bukittinggi itu kepada publik.
Walau arus mudik dan arus balik mudik lebaran berjalan lancar dan padat, Polresta Bukittinggi mencatat bahwa tidak ada kecelakaan di jalur rawan seperti di kawasan Panyalaian maupun Silaiang.
"Walau begitu kami dari kepolisian tetap melakukan evaluasi dalam menerapkan sistem arah sejak H-3 Idul Fitri," terang AKP Ghanda Novidiningrat.
Sejauh ini petugas dari berbagai unsur masih berjaga dan menempati pos pengamanan. Penjagaan petugas sebagai bentuk pengamanan berlangsung sampai Senin 1 Mei 2023.
"Petugas dari polresta juga melakukan patroli guna pengaturan arus lalin serta mengurai kemacetan di jalan raya akibat penumpukan kendaraan maupun lainnya," ungkap AKP Ghanda Novidiningrat.
Polresta Bukittinggi di Sumatera Barat mengimbau para pemudik yang sedang melakukan perjalanan arus balik lebaran 2023 untuk berhati-hati di jalan, dan tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Rasa Malas saat Kembali Bekerja Pascalibur Lebaran
"Tetap berhati-hati di jalan saat berkendara dan menggunakan safety riding," tutupnya. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Komentar Dedi Mulyadi kepada Maba Unpad Bikin Publik Emosi: Pertanyaan Terbodoh
-
Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital
-
Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat
-
Belanja Murah Pakai QRIS BRImo, Bisa Dipakai saat Weekdays
-
5 Fitur Smartwatch yang Wajib Dipantau Pelari: Performa Terukur, Capai Target Lebih Cepat
-
REDMI 17 Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 7.500mAh untuk Lawan Battery Anxiety
-
Bebas White Cast, Ini 5 Loose Powder Anti Flashback yang Aman untuk Foto
-
Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026
-
Heboh Video Viral Keretakan di Bawah Laut Pulau Komodo Efek Gempa NTT, Benarkah?
-
Kemenhut Segel Areal Kebakaran Hutan di Sumsel, Pemegang Izin Diperingatkan Jaga Areal Konsesi