Media sosial diramaikan beredarnya surat undangan rapat Gubernur Bali kepada walikota dan bupati Provinsi Bali untuk rapat kordinasi. Namun, dalam surat undangan yang berkop resmi Gubernur Bali rapat kordinasi itu dilakukan atas arahan Megawati Soekarnoputri.
Maraknya Warga Negara Asing (WNA) yang melakukan tindakan melanggar hukum dan moral di Bali menjadi perhatian bagi Presiden Ke-5 itu. Dalam keresahannya Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut memberikan arahan khusus kepada Gubernur Bali I Wayan Koster.
Surat bernomor B.00.005/22300/SEKRET dan bersifat sangat penting itu rencananya membahas perilaku wisatawan mancanegara di Bali yang tidak pantas, tidak sopan dan berbicara kasar serta melanggar aturan perundang-undangan sehingga merusak nama dan citra pariwisata Bali.
Dalam surat tersebut rapat dijadwalkan pada Rabu, (31/5/2023), pukul 11.00 WITA di di Gedung Wisma Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar.
Disebutkan pula dalam isi surat tersebut bahwa walikota dan bupati se-Bali diwajibkan hadir dan tidak dapat diwakilkan.
"Khusus kepada walikota/bupati se-Bali saya perlu menyampaikan bahwa Presiden ke-5 Republik Indonesia, Ibu Prof. DR (HC) Hj. Megawati Soekarnoputri menegaskan saudara wajib untuk hadir tanpa mewakilkan," isi surat undangan rapat kordinasi tersebut.
"Saya diperintahkan untuk melaporkan bagi Saudara yang tidak hadir kepada Beliau (Megawati) sebagai bentuk perhatian serius Beliau terhadap berbagai perilaku wisatawan mancanegara yang mencoreng nama baik Bali," lanjut isi surat tersebut yang ditandatangani Wayan Koster selaku Gubernur Bali.
Salah satu akun Twitter yang mengunggah undangan rapat tersebut adalah @PartaiSocmed. Dalam cuitnya akun tersebut bertanya siapa presiden kita sebenarnya saat ini.
"Presiden kita sekarang ini Pak Jokowi atau Ibu Megawati? Bayangkan apa jadinya jika ada Gubernur lain yg mengeluarkan surat spt ini atas arahan Presiden ke-6 Republik Indonesia?" dalam cuitnya.
Baca Juga: Godain Luna Maya dan Ariel NOAH, Ahmad Dhani: Lho, Aku Dulu yang Dicium?
Namun @PartaiSocmed juga mengapresiasi arahan ibu dari Puan Maharani tersebut. Menurutnya berkat perhatian Megawati pemda Bali mulai tegas terhadap bule-bule nakal.
"Tapi bagus juga karena gara2 Bu Mega sekarang mulai ada ketegasan terhadap wisatawan asing di Bali,"
Unggahan akun @PartaiSocmed di Twitter perihal undangan rapat kordinasi yang akan dilakukan Gubernur Bali atas arahan Megawati Soekarnoputri menuai beragam tanggapan komentar dari warganet.
"SURAT RESMI!!! Tapi isinya arahan dr Ibu Mega, dan tembusannya ke Ibu Mega, apa ada SOP surat Gubernur spt itu," ujar warganet berkomentar.
"Gw jadi pak Jokowi tersinggung
Serius gw. Tembusan kok bukan ke presiden sebagai laporan," kata warganet lain.
"Mungkin Bu mega berfikirnya ini bukan soal siapa Presiden siapa mantan. Tapi berfikir siapa Ketua Partai, siapa petugas partai," imbuh yang lainnya.
Berita Terkait
-
Baparekraf ScaleUp Champions untuk Memberdayakan Startup Digital Indonesia
-
Bali United Tetap Optimis Walau Kalah Tanding Persahabatan vs Persebaya Surabaya
-
Bali United Kencangkan Pemain, Minimalisir Latihan Persahabatan Hadapi PSM Makassar
-
Bali United Waspadai Hantu Cedera Jelang Laga Hidup Mati Kontra PSM
-
Viral Bule Buat Tato Impian di Bali, Hasilnya Malah Terbalik Bikin Nangis Terisak
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka