Serang.suara.com – Kasus warga yang positif virus rabies diketahui melonjak di Bali. Mereka mengalami gelaja terjangkit rabies setelah digigit anjing, hewan penular rabies.
Kasus warga positif rabies di Bali antara lain terjadi di Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, pada Minggu, 18 Juni 2023. Seekor anjing liar menggigit 14 warga. Beruntung, mereka langsung memperoleh vaksin antirabies.
"Syukurnya belasan warga korban gigitan anjing sudah mendapatkan vaksin antirabies di Puskesmas Kintamani. Awalnya, kami terima laporan enam orang kena gigitan anjing liar. Setelah dipastikan, ada 14 orang," Kepala Dinas Kesehatan Bangli Nyoman Arsana, Selasa, 20 Juni 2023.
Tak hanya anjing liar, anjing milik salah satu warga Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, juga menyerang hewan peliharaan warga secara tiba-tiba pada Senin malam, 19 Juni 2023. Pemilik anjing mengaku hewan peliharaannya itu mendadak berubah perilaku menjadi agresif dua hari sebelum kejadian.
"Anjing ini tidak pernah keluar rumah, tetapi tiba-tiba galak dan sudah membunuh seekor kucing dan ayam milik saya," ujar Partini, Selasa, 20 Juni 2023.
Adapun Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karangasem mencatat 539 kasus gigitan anjing sejak Januari hingga pertengahan Juni 2023. Dari jumlah tersebut, 56 di antaranya kasus gigitan anjing positif rabies.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karangasem I Nyoman Siki Ngurah menuturkan jumlah kasus gigitan anjing di wilayahnya tidak lebih tinggi daripada kabupaten lain di Bali.
"Dari 539 kasus gigitan anjing, 56 di antaranya positif rabies, berarti sekitar 10 persen saja. Angka itu bisa dibilang tidak terlalu tinggi," tutur Siki, Selasa, 20 Juni 2023.
Siki berujar, pihaknya saat ini terus menggencarkan vaksinasi anjing liar dan anjing peliharaan. Dari populasi anjing sebanyak 77.092 ekor yang ada di Karangasem, 34 ribu ekor di antaranya sudah divaksinasi.
Baca Juga: Dugaan Pungli di Rutan KPK, Koruptor Masukkan Alat Komunikasi dan Uang Harus Bayar ke Petugas
Tag
Berita Terkait
-
Dugaan Pungli di Rutan KPK, Koruptor Masukkan Alat Komunikasi dan Uang Harus Bayar ke Petugas
-
Kompetisi Yamaha CustoMAXi & Yard Built 2023 Berakhir, Ini Daftar Para Juaranya
-
Besok Jakarta Ultah ke-496, Naik MRT, LRT dan TransJakarta Cuma Rp 1
-
Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett Chat Mesra Via Aplikasi Ojek Online, Warganet: Ilmu Selingkuh di Atas Rata-rata
-
Polisi Diminta Segera Tindak Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan