Serang.suara.com – Kasus warga positif virus rabies terus melonjak di Bali. Bahkan angkanya mencapai 690 kasus. Angka itu menjadi yang paling tinggi sepanjang sejarah. Namun Dinas Kesehatan Provinsi Bali belum menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) atas tingginya kasus rabies.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Wayan Widya menuturkan status KLB belum bisa ditetapkan karena kasus kematian di Bali tahun 2023 akibat virus tersebut tidak tinggi.
"Kalau disebutkan KLB, apabila sebelumnya tidak ada (kasus rabies) lalu terjadi peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya atau bulan sebelumnya baru (ditetapkan) KLB. Itu kriteria KLB," ucap Widya, Selasa sore, 20 Juni 2023.
Dia menjelaskan, menurut data yang ia peroleh, kasus kematian akibat rabies tahun 2022 sebanyak 22 kasus, sementara sejak Januari hingga pertengahan Juni 2023 ada tiga kasus kematian.
“Ada tiga, di Jembrana dua orang kalau tidak salah itu di bulan Februari 2023 dan satu orang yang lagi viral di Buleleng itu meninggal dunia. Tahun lalu ada 22 kematian, tapi itu setahun. Sebenarnya, dari segi angka kematian dibandingkan tahun lalu, sudah bisa kita tekan sebenarnya," kata Widya.
Menurut dia, kasus gigitan anjing gila masih tinggi di Bali karena populasi anjing di Pulau Bali termasuk yang terbesar di Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Jeje Govinda Bongkar Kelakuan Syahnaz Sadiqah selama 5 Tahun Nikah, Cuma 3 Kali Siapkan Sahur
-
Dorong Penggunaan Teknologi Kelola Ekosistem Laut, Megawati Ungkap Dialog Dirinya dengan Jokowi
-
Resmi! Toni Kroos Tetap Berseragam Real Madrid Musim Depan
-
Puluhan Pegawai Diduga Terlibat Pungli di Rutan, KPK Minta Maaf
-
Nyaris Tewas! Detik-detik Pemotor Nyaris Ditabrak Kereta yang Melintas
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Buntut Bangkai Cicak di MBG Siswa: SPPG Citamiang Resmi Disegel Pusat
-
Jelang Sidang Isbat: MUI Ingatkan Potensi Lebaran Berbeda, Umat Diminta Tak Saling Menyalahkan
-
Setiap Perjuangan Layak Ditemani: Perjalanan Ibu Wulan, Dari Titik Terendah Hingga Memiliki Rumah
-
Daftar Lengkap Titik Pelaksanaan Shalat Id Muhammadiyah di Kota Bandung 1 Syawal 1447 H
-
Awas "Jalur Neraka"! Ini Siasat Jitu Polisi Urai Kemacetan Horor di Pasar Cibadak Sukabumi
-
Kenapa Ban Mobil Sering Pecah saat Arus Mudik? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya
-
Pemerintah Lebaran Tanggal Berapa? Ini Link Pantau Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2026
-
Sekretariat Wapres Dorong UMKM dan Pelaku Ekonomi Perempuan Naik Kelas
-
Review Film Nuremberg: Duel Psikologis di Balik Pengadilan Sejarah Terbesar
-
Prilly Latuconsina Blak-blakan Nembak Omara Esteghlal Duluan, Dibalas Makalah 4000 Kata