Serang Suara - Dianggap meresahkan, Front Persaudaraan Islam (FPI) desak pemerintah era Jokowi bubarkan Ponpes Al-Zaytun, Jawa Barat.
Desakan pembubaran ponpes Al-Zaytun tersebut karena menurut mereka ajaran Al-Zaytun dianggap meresahkan dan sesat, serta menganut ajaran sesat.
Bubarkan ponpes Al-Zaytun dengan meminta Kementerian Agama dan Kemenko Polhukam mencabut izin dan menutup permanen keberadaan ponpes Al-Zaytun di Jawa Barat itu.
"Kami ingin Menag dan Menkopolhukam mencabut izin Al-Zaytun tersebut, karena menganut ajaran sesat dan merusak ideologi," ujar Buya Husein.
Sebagai bentuk desakan tersebut, Front Persaudaraan Islam atau FPI juga menggelar unjuk rasa, Senin (26/6/2023). Bahkan FPI mengklaim membawa seribuan demonstran FPI.
Bukan itu saja Front Persaudaraan Islam itu juga mendesak pemerintah Republik Indonesia untuk menangkap Panji Gumilang selaku pemimpin ponpes Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat.
Sebelumnya di tahun 2020, pemerintah Indonesia membekukan Front Pembela Islam atau disebut FPI. Menurut pemerintah bahwa FPI merupakan organisasi terlarang dan telah dibubarkan.
Pembubaran Fron Pembela Islam itu berdasar mandat Surat Keputusan Bersama (SKB) 6 menteri Kementerian/Lembaga sejak 30 Desember 2020. Selain membubarkan organisasi FPI, pemerintah juga melarang penggunaan atribut maupun embel-embel yang berkaitan dengan organisasi yang berbasis agama yang telah dilarang pemerintah. [*]
Tag
Berita Terkait
-
Demo Tuntut Pembubaran, Ribuan Mobil Pendukung Jadi Tameng Pesantren Al Zaytun Pimpinan Panji Gumilang
-
Tak Percaya Allah SWT Bisa Bahasa Arab, Pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang Ungkap Kontroversi Al Quran dan Kitab Suci Lainnya
-
Indahnya Ramadan Bersama di Masjid Al Hakim Padang Sumbar, Jamaah Buka Puasa Cuma Cuma
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Terkini
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali
-
KPK Sita Dokumen Penting Usai Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Tak Ada Lagi Kabel Semrawut! Simpang PDAM Cibinong Bakal Disulap Punya Underpass Rapi
-
Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
CCTV Dirusak Massa Aksi DPR, Pemprov DKI Bakal Bawa ke Jalur Pidana