Serang.suara.com – Siswa kelas 1 SD di Kota Medan meninggal dunia setelah diduga di-bully oleh kakak kelasnya. Bocah berinisial B itu meninggal dunia di rumah sakit di Kota Medan pada Selasa malam, 27 Juni 2023.
Ibu korban, Yusraini, menceritakan kronologi anaknya mengalami bullying. Saat itu, Kamis, 22 Juni 2023, tutur Yusraini, B pulang sekolah sambil menangis. Ketika ditanya, B mengaku dipukuli lima kakak kelasnya yang tinggalnya tak jauh dari rumah korban.
"Kami juga heran, waktu itu, dia pulang sekolah sambil menangis menceritakan kepada saya kalau dia dipukuli abang kelasnya. Abang kelasnya itu sebenarnya juga tetangga kami," kata Yusraini, Sabtu, 1 Juli 2023.
Setelah mendengar cerita sang anak, Yusraini mendatangi rumah salah satu pelaku yang namanya disebut korban. Namun pelaku tidak mengakui telah memukul korban.
"Anak saya sempat sebut nama senior yang memukulnya. Tetangga kami juga, ya, orangnya. Saya sempat datangi rumahnya. Tapi, dia bilang, tidak ada memukul anak saya. Saya pun tak mau ribut-ribut. Setelah itu, saya pulang," ucapnya.
Setelah itu, B mengalami demam. Dia pun tidak bisa tidur nyenyak dan sering menangis seperti sedang ketakutan. Selain itu, B mengaku tubuhnya sakit, terutama bagian kepala.
"Setelah itu, anak saya demam panas. Dia sering kayak ketakutan dan menangis. Dia bilang badannya sakit semua. Dia juga enggak mau makan, tapi tetap kami paksa, supaya dia makan," ucap Yusraini.
Karena kondisi kesehatannya terus menurun, B dibawa ke RSUD dr Pirngadi, Kota Medan, untuk memperoleh perawatan. Namun sayang, nyawa korban tak bisa diselamatkan.
"Sakit sekali rasanya hati saya melihat anak saya ini meninggal karena dipukuli orang. Terakhir kali, anak saya itu bilang kalau dia dipukuli lima seniornya. Dari kepolisian sudah datang kemarin ke sini," ujarnya.
Baca Juga: Makan Martabak dan Pie Susu di Panggung GMMTV FANDAY 5 IN INDONESIA, Ohm Pawat Sampai Bilang Mantul
Kasus tersebut kini sudah ditangani Kepolisian Resor Kota Besar Medan. Polisi juga telah memanggil sembilan saksi.
"Untuk saat ini, kami masih menyelidiki kasus tersebut. Sudah ada sembilan saksi yang diperiksa," tutur Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa, Minggu, 2 Juli 2023.
Kini, ujar Fathir, polisi tengah menunggu hasil autopsi korban dari tim forensik di RS Bhayangkara.
"Saat ini, kami masih menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara. Nanti akan disampaikan juga. Karena ini berkaitan dengan anak, maka penanganannya harus khusus sesuai dengan aturan," katanya.
Berita Terkait
-
Makan Martabak dan Pie Susu di Panggung GMMTV FANDAY 5 IN INDONESIA, Ohm Pawat Sampai Bilang Mantul
-
FIFA U-17: 7 Kali Lolos ke Putaran Final, Negara Ini Selalu Kandas di Fase Grup
-
Siapa Nahel M? Remaja 17 Tahun yang Kematiannya Picu Kericuhan di Prancis
-
Ditanya Apakah Prabowo Subianto Dukung Bobby di Pilgub Sumut 2024, Begini Jawaban Jubir Prabowo
-
5 Fakta Menarik Perhelatan Piala Dunia U-17, Simak Ulasan Lengkapnya!
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya
-
Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit
-
Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan
-
Ramalan Zodiak Bulan Agustus 2026: Siapa yang Paling Beruntung?
-
Harga Resmi Chery Q di GIIAS 2026 Mulai Rp 239 Jutaan, Cek Spesifikasi Mobil Listrik Ini
-
Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Agustus 2026, Besok Minggu Datang Hoki
-
Review Viva Moisturizer Gel Glowing White, Pelembap Rp30 Ribuan Atasi Kulit Kering dan Kusam
-
James Riady Pastikan Mal Lippo Tak Dipagari