/
Senin, 03 Juli 2023 | 10:28 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo membantah kondisi rumput di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) mengalami kerusakan. (Suara.com/Novian)

Serang.suara.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo dijadwalkan akan memenuhi panggilan Kejaksaan Agung pada Senin siang, 3 Juli 2023, terkait dengan kasus korupsi penyediaan infrastruktur base transceiver station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika periode 2020-2022. Menpora Dito membantah menerima uang miliaran rupiah dalam kasus yang menjerat Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate sebagai tersangka tersebut.

"Ya yang pasti, kalau yang dari saya baca. Saya kan hari ini hanya membaca apa yang dituding yang ada di suatu media, karena saya sama sekali tidak pernah ketemu, tidak pernah mengenal, apalagi menerima," ujar Dito di Istana Presiden, Jakarta, Senin ini.

Menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju ini mengaku senang nanti siang bisa datang memenuhi panggilan Kejagung. Sebab, momentum itu akan ia gunakan untuk mengklarifikasi tentang tudingan yang datang kepadanya terkait dengan kasus tersebut.

"Makanya saya apa juga senang bisa datang ke Kejaksaan, karena minggu lalu kan saya waktu itu dari Berlin kan jadi belum sempat dan langsung long weekend cuti nasional. Jadi hari inilah forum resmi dan momentum yang sangat baik buat semuanya," ucapnya.

Sebelumnya, beredar informasi dari berita acara pemeriksaan (BAP) salah satu terdakwa perkara ini, Irman Hermawan, Komisaris PT Solitech Media Synergi, yang menyatakan, pada November-Desember 2022, Irman mengaku memberikan uang senilai Rp 27 miliar kepada Dito Ariotedjo.

Load More