Bisnis / Keuangan
Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:34 WIB
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. [Antara]
Baca 10 detik
  • Nilai tukar Rupiah menguat 60 poin ke level Rp17.928 per dolar AS pada perdagangan Jumat, 12 Juni 2026.
  • Sentimen positif pernyataan damai Trump dengan Iran menjadi pendorong utama penguatan mata uang Rupiah hari ini.
  • Potensi aksi demonstrasi BEM UI di Bundaran HI dapat memicu pelemahan Rupiah jika terjadi kericuhan di lapangan.

Suara.com - Rupiah berbalik menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat pekan, (12/6/2026). Penguatan ini membuat mata uang Garuda masuk zona hijau.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka ke level Rp 17.928 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini menguat 60 poin atau 0,34 persen dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 17.988 per dolar AS.

Dalam hal ini, Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah menguat dengan adanya sentimen positif pernyataan Trump yang akan berdamai dengan Iran.

"Rupiah menguat terhadap dolar AS oleh harapan damai di Timur Tengah menyusul pernyataan Trump bahwa kesepakatan dengan Iran akan terjadi dalam waktu dekat," katanya saat dihubungi Suara.com.

Namun, rupiah bisa melemah dengan adanya sentimen negatif aksi demo yang akan terjadi pada hari ini di Bundaran Hotel Indonesia oleh BEM Universitas Indonesia (UI)

"Demo apabila ricuh, bisa menekan rupiah. Range 17900-18000," tandasnya.

Load More