Serang.suara.com - Menjawab kegusaran masyarakat terkait makanan pendamping ASI (MPASI) apakah fakta atau bukan soal bumbu masakan. Sedikit melegakan hati para ibu di momen Hari Anak Nasional 2023.
Minimnya literasi tentang MPASI terutama penggunaan bumbuk masak, Direktur Nutrition Unilever Indonesia, Amaryllis Esti Wijono menerangkan, pihaknya terus berupaya dalam memecahkan fakta atau mitos selama ini tentang rasa terhadap makanan pendamping ASI.
Salah satunya melalui varian baru dari salah satu produk kaldu, yakni Royco sebagai kunci menjawab segala kegalauan saat masa MPASI, yang melekat dengan bumbu masakan.
Memang kata Amaryllis, ini yang kemudian jadi tantangan bersama. Yang kemudian brand produk bumbu masakan memformulasikan bagaimana membantu para ibu atau orang tua bersama pemerintah, dalam memenuhi kebutuhan nutrisi makanan sekaligus membantu tumbuh kembang anak.
Apakah makanan pendamping ASI mitos atau fakta terjawab sudah melalui Wisata Rasa MPASI Royco, salah satu program dengan melahirkan varian baru kaldu tanpa micin, atau tanpa bahan pengawet, dan bahkan varian tersebut rendah garam.
"Ya, bukan cuma varian baru, melainkan kami memberi panduan kepada para ibu tentang bagaimana memenuhi kebutuhan anak selama periode mendapatkan makanan pendamping ASI atau MPASI," kata Amaryllis Esti Wijono, Direktur Nutrition Unilever Indonesia usai meluncurkan Wisata Rasa MPASI Royco, di salah satu hotel di Jakarta tempo hari.
Bumbu masak memang jadi andalan bagi para ibu di dapur, sehingga dengan kehadiran Wisata Rasa MPASI disertai panduan dapat mencegah malnutrasi di tengah keluarga di Indonesia.
Adapun varian tanpa micin tersebut antara lain Kaldu Spesial Hijau Rasa Jamur dan Rasa Ayam. "Melalui bumbu masak ini dapat membantu nutrisi, rasa buat anak dalam mewujudkan tumbuh kembang termasuk menekan angka stunting di Indonesia," tutur Amaryllis Esti Wijono.
Seorang bayi lahir memang membutuhkan rasa terhadap makanan dan nutrisi, kata dr. Miza Dito Afrizal SpA, dokter spesialis anak.
Baca Juga: Kamu Hamil? Catat 5 Tips Manfaat Konsumsi Susu Baik Buat Janin Terutama Otak
Makanan bayi hambar dianggap cocok, sebenarnya mitos yang telah lama muncul. Sementara, kata Miza Dito Afrizal bayi itu telah menyerap rasa sejak dalam kandungan.
"Pemberian atau penggunaan garam, gula atau bumbu terhadap makanan pendamping ASI dapat diberikan terhadap bayi dengan takaran yang sesuai," katanya.
Tidak persoalan ketika bayi mendapatkan rasa dari makanan dari menu yang telah diracik. Justru ketika tanpa rasa dari makanan memicu perilaku anak melakukan gerakan tutup mulut.
Pada kesempatan yang sama Nikita Willy berbagi pengalaman terhadap pemberian rasa terhadap makanan buat pertumbuhan anak.
"Sebagai seorang ibu baru masih terus belajar di tahap pemberian makanan pendamping ASI," katanya.
Justru dengan adanya literasi tentang pemberian rasa terhadap makanan anak, dapat membantu para emak-emak yang sedang memiliki bayi atau anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Biayai Lebih dari 118 Ribu Debitur KPR Subsidi
-
Harga Emas Naik Pada Akhir Pekan, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun, Perluas Akses Hunian Layak bagi MBR
-
Teman Tegar Maira: Film Inspiratif tentang Cinta Alam dan Persahabatan
-
Kata Bapenda Riau soal Rencana Pajak Air Permukaan terhadap Sawit
-
Ribuan Pelari Padati GBK, Gerakan 'Care for Sumut' Kumpulkan Dana Pemulihan Bencana
-
Bukan Sekadar Tren, Sensasi Kuliner Tropis Seberang Atlantik Kini Jadi Incaran Foodie Tanah Air
-
Apa Itu 'Safe House' dalam Kasus Dugaan Korupsi Bea Cukai
-
32 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 8 Februari 2026, Klaim 10.000 Gems dan Icon Ginga
-
Viral Upah PPPK Paruh Waktu Rp650 Ribu Dipotong Zakat, Segini Minimal Gaji yang Wajib Zakat