Suara Serang - Mungkin sebagian dari kita masih ingat dengan sosok Nurhidayat Haji Haris, mantan kapten Timnas Indonesia yang pernah menjadi sorotan setelah memberi hadiah mini cooper kepada pacarnya. Namun, kini nasibnya berada dalam ketidakpastian.
Nurhidayat terakhir kali merumput di Liga 2 bersama PSIM Yogyakarta setelah sebelumnya memperkuat PSG Pati.
Namun, saat ini pemain yang pernah menjadi bagian dari kesuksesan Timnas Indonesia U-22 meraih gelar juara di tahun 2019 tersebut berstatus tanpa klub.
Publik penasaran tentang kariernya di dunia sepak bola, terlihat dari komentar sejumlah netizen yang bertanya tentang klub tempatnya bermain saat ini.
Sosok Nurhidayat sebenarnya pernah menjadi salah satu pemain andalan di Timnas Indonesia. Namun, kiprahnya bersama skuat Garuda berakhir pada Juni 2021 menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai, UEA, karena ia terpaksa dicoret dari daftar pelatnas akibat tindakan indisipliner.
Selama karier profesionalnya, Nurhidayat pernah membela beberapa klub ternama seperti Bhayangkara FC dan PSM Makassar.
Ia juga merasakan bermain di tingkat kedua bersama PSG Pati dan PSIM Yogyakarta.
Kini, masa depannya dalam dunia sepak bola menjadi tanda tanya besar.
Bagaimana kisah perjalanan karier Nurhidayat selanjutnya?
Baca Juga: Potensi Kehilangan 5 Pemain Kunci! Skuad Timnas Indonesia U-23 Menuju Piala AFF 2023 dalam Ancaman
Semoga ia dapat menemukan tempat yang tepat untuk mengembangkan bakatnya dan kembali meraih sukses di lapangan hijau. [*]
Berita Terkait
-
Potensi Kehilangan 5 Pemain Kunci! Skuad Timnas Indonesia U-23 Menuju Piala AFF 2023 dalam Ancaman
-
Nasib Miris Nurhidayat Haji Haris, Pemain yang Pernah Dikeplak Shin Tae-yong dan Viral Gara-gara Kasih Pacar Mini Cooper
-
Nasibnya Mirip Timnas Indonesia U-23, Pelatih Vietnam Curhat Jelang Piala AFF U-23 2023
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim