/
Rabu, 09 Agustus 2023 | 06:47 WIB
Putri Candrawathi (Suara.com/Alfian Winanto)

Mahkamah Agung (MA) tidak hanya mengubah hukuman Ferdy Sambo dari semula hukuman mati menjadi penjara seumur hidup. Namun, sang istri Putri Candrawati pun mendapatkan perlakuan serupa.

Putri Candrawati yang mendapat vonis 20 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk perbuatannya kini dipotong menjadi 10 tahun penjara oleh MA.

Hal itu tertuang dalam putusan kasasi yang disidangkan MA terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua pada Selasa (8/8/2023).

"Nomor perkara 816 K/Pid/2023 Terdakwa Putri Candrawathi. PN Pidana penjara 20 tahun. PT menguatkan. Pemohon kasasi Penuntut Umum dan Terdakwa. Amar putusan kasasi, tolak kasasi Penuntut Umum dan Terdakwa dengan perbaikan pidana menjadi pidana penjara 10 tahun," demikian bunyi putusan kasasi Putri disampaikan oleh Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Sobandi di Jakarta, Selasa (8/8/2023).

Sebelum mengajukan kasasi Putri Candrawati mengajukan permohonan banding ke Pengadilan Tinggi Jakarta namun ditolak dan tetap diputus 20 tahun penjara.

Di hari yang sama MA juga memutuskan penjara seumur hidup untuk Ferdy Sambo setelah sebelumnya divonis mati oleh PN Jakarta Selatan.

"Nomor 1. Nomor perkara 813 K/Pid/2023 terdakwa Ferdy Sambo SH SIK MH. Putusan PN Pidana Mati. Putusan PT menguatkan. Pemohon kasasi diajukan oleh Penuntut Umum dan terdakwa."

"Amar putusan kasasi, tolak kasasi Penuntut Umum dan Terdakwa dengan perbaikan kualifikasi tindak pidana dan pidana yang dijatuhkan, menjadi melakukan pembunuhan berencana secara bersama-sama dan tanpa hak melakukan tindakan yang berakibat sistem elektronik tidak bekerja sebagaimana mestinya yang dilakukan bersama-sama. Pidana penjara seumur hidup," bunyi putusan kasasi Sambo dalam situs resmi MA.

Baca Juga: MA Batalkan Vonis Mati Ferdy Sambo Dan Sunat Hukuman Putri Candrawati Jadi 10 Tahun, Begini Respons Kejagung

Load More