Serang.suara.com – Puluhan kapal milik nelayan di Kota Tegal mengalami kebakaran hebat. Kebakaran kapal nelayan itu terjadi di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Jongor, Kelurahan Tegalsari, Kota Tegal, pada Senin, 14 Agustus 2023, sejak sekitar pukul 18.30 WIB. Saat kejadian, kapal-kapal itu diketahui tengah bersandar.
Direktur Kepolisian Air dan Udara Kepolisian Daerah Jawa Tengah Kombes Pol Hariadi yang berada di lokasi menjelaskan, kerugian akibat kebakaran kapal nelayan di Tegal itu diperkirakan mencapai Rp 150 miliar.
“Taksiran awal, kalau per kapal harganya Rp 3 miliar, bisa mencapai Rp 150 miliar,” kata Hariadi, Selasa, 15 Agustus 2023.
Terkait dengan penyebab kebakaran kapal tersebut, Hariadi menuturkan hingga kini masih dalam penyelidikan tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah.
Adapun Kapolres Tegal Kota AKBP Jaka Wahyudi menceritakan kronologi kebakaran kapal itu. Menurut dia, awalnya, api muncul dari kapal KM Kurnia Jaya yang sedang bersandar. Angin kencang yang terjadi saat itu membuat api dengan cepat merembet dan membakar kapal-kapal lain yang posisinya berhimpitan. Kobaran api baru berhasil dipadamkan pada Selasa siang, 15 Agustus 2023, dengan mengerahkan puluhan petugas pemadam.
"Puluhan unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Tegal, Brebes, Slawi, dan mobil water cannon Polres turut memadamkan api dan melokalisir kapal-kapal yang terbakar," kata Jaya Wahyudi.
Data sementara, kapal yang terbakar berjumlah 52 kapal. Puluhan kapal tersebut diketahui milik 26 pengusaha.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan