Suara Serang - Rumor tentang Bacapres Anies Baswedan ditahan KPK, usai deklarasi Anies-Muhaimin beredar. Sontak poros politik jelang Pemilu 2024 berubah.
Penelusuran cek fakta Serang.suara.com, informasi itu beredar melalui konten video yang dibagikan melalui platform media sosial, salah satunya Facebook.
Pada unggahan video itu berisi caption judul "TEPAT SORE INI KABAR BVRVK DIALAMI MANTAN GUBERNUR JAKARTA ANIES BASWEDAN DIT4H4N"
Benarkah Anies Baswedan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi? Setelah cek fakta ternyata itu tidak benar dan masuk pada kategori informasi bohong atau hoaks.
Simak penjelasan tentang berita terhangat dan terkini seputar Serang, yang mengklaim dalam video bakal calon presiden Anies Baswedan telah diperiksa, selanjutnya ditahan penyidik KPK.
Rumor tentang Bacapres Anies Baswedan ditahan ternyata sudah viral setelah diunggah oleh pemilik akun di Facebook, tertanggal 28 Agustus 2023.
Namun setelah penelusuran tim cek fakta Suara Serang, ternyata tidak ada klaim yang membenarkan bahwa informasi itu benar.
Pasalnya di dalam konten tersebut cuma berisi narasi tentang tanggapan mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana mengenai isu Anies sebagai tersangka KPK.
Konten kreator itu memadukan narasi dengan visual yang berbeda, seperti penjelasan di bawah ini, Sabtu (9/9/2023).
Baca Juga: Demokrat Sebut NasDem Pengkhianat, Anies Baswedan Bela Surya Paloh
Narator video itu membaca ulang artikel dari salah satu kantor berita di Indonesia, yakni Merdekacom, dengan judul artikel "Heboh Kabar Anies Tersangka KPK"
Namun tidak ada hal yang menerangkan tentang Anies Baswedan ditahan dan jadi tersangka atas kasus dugaan korupsi penyelenggaraan kegiatan Formula E oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
HOAX: Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Ditahan
Isi dalam konten hanya berisi tentang informasi tanggapan mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana.
Denny dalam kapasistanya hanya memberi tanggapan tentang andaikata Anies Baswedan pasangan Muhaimin Iskandar itu bakal dijadikan tersangka kasus dugaan korupsi dalam penyelenggaraan Formula E.
Kesimpulan: Hingga akhir video tidak ditemukan bukti bahwa Anies Baswedan menurut klaim video yang beredar itu. Konten video yang dibagikan di Facebook tersebut tergolong hoax atau berita palsu.
Waspada setiap informasi yang diberedar, bijaklah dalam bermedia sosial. Lawan Hoax. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus