Suara Serang - Berita terbaru tentang cyber crime menimpa Dinasker Purwarkarta, Jawa Barat. Website situs Dinaskertrans Purwarkarta di Jawa Barat itu kena hack alias retas.
Saat melihat laman login.dinasker purwakarta tersebut terlihat pada bagian templet tidak lagi berisi tentang informasi dinas tenaga kerja maupun informasi loker (lowongan kerja).
Bahkan saat mengakses url https://disnakertrans.purwakartakab.go.id, pada bagian dinding situs tampak tulisan dan gambar seseorang memakai topi.
Pada bagian gambar tersebut bertuliskan 'CurutGot 403!' dengan akhir pada tulisan itu 'wakwak', yang merupakan penutup atau akhiran saat chating via WA dengan seseorang.
Kendati demikian, informasi tentang loker purwakarta hari ini tidak dapat ditampilkan atau diakses. Sebab, pada laman web tersebut semua berwarna putih.
Kemudian ada tulisan 'Access forbidden!' dilanjutjan dengan 'You don't have permission to access the requested directory. There is either no index document or the directory is read-protected.'
Pada bagian baca selanjutnya terdapat caption 'Error 403'
"Jadi tadi saya sudah diperintah oleh pak kadis, untuk koordinasi dengan pihak terkait, saya hubungi kabid di persandian di diskominfo, jadi memang ternyata mereka sudah tahu bahwa website kami di hack dan sebagai pengaman kini sudah di takedown," ujar Ari Wibowo, Kabid penempatan tenaga kerja dan transmigrasi, Rabu, 27 September 2023.
Ari menyebutkan, saat ini situs disnakertrans resmi di takedown dari segala aktivitas untuk meminimalisir peretasan meluas.
Baca Juga: Pratama Arhan Suami Azizah Salsha Diincar Klub Korea Selatan, Suwon FC
Ia juga belum mengetahui siapa pelaku peretasannya. "Sambil menunggu perbaikan dari tim sementara website belum bisa di akses, kami belum bisa menduga siapa pihaknya," katanya.
Saat ditanya apakah ada hubungannya dengan kasus dua warga Purwakarta yang terlibat utang lutinga dan bekerja di perusahaan 'scamming' dan judi online di negara Kamboja, ia tidak bisa memastikan benar atau tidaknya.
"Kami tidak bisa berspekulasi seperti itu, kami koordinasikan dengan pihak kepolisian," ungkap Ari.
Ari memastikan jika tidak ada data-data penting yang di ambil oleh peretas, karena di dalam website itu masih seputar informasi terkait tugas dan fungsi Disnakertrans dan lowongan kerja disnaker purwakarta di wilayah kabupaten Purwakarta.
"Enggak, sementara itu website sifatnya berupa informasi jadi tidak ada data di situ," ucapnya. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Terpopuler: Kronologi Kasus Chromebook Nadiem Makarim, Rekomendasi HP Midrange Body Metal
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?