Serang.suara.com – Kasus tewasnya seorang siswi SD setelah jatuh dari lantai 4 gedung sekolahnya di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, tengah menjadi perhatian publik. Masyarakat ramai mempertanyakan penyebab jatuhnya siswi kelas IV itu. Kini kasus siswa SD Pesanggrahan tersebut tengah ditangani pihak kepolisian.
Dalam penyelidikannya, polisi mengungkap adanya perselisihan sebelum siswi SD itu jatuh dari lantai 4. Perselisihan itu berujung peristiwa penamparan. Kapolsek Pesanggrahan Kompol Tedjo Asmoro menyatakan informasi tersebut diperoleh setelah polisi meminta keterangan guru dan teman korban.
"Jadi pagi itu sekitar pukul 07.15 WIB itu kan ada kegiatan di halaman sekolah, kemudian setelah itu pada naik ke atas ke kelas masing-masing," kata Tedjo, Rabu, 27 September 2023.
Ketika sedang menaiki tangga menuju kelas IV yang berada di lantai 4, di antara korban dan temannya terjadi perselisihan.
"Pada mau naik tangga, kemudian desak-desakan. Si korban ini kedorong sama H (laki-laki), teman sekelasnya juga. Nah, H ini didorong sama D, teman sebangkunya korban. D ini kan berkebutuhan khusus, ya, mungkin bercanda, kemudian mendorong H, lalu korban kedorong sama H dan korban refleks menampar H," ujar Tedjo.
Ketika itu, permasalahan yang terjadi di antara korban dan teman-temannya itu sudah diselesaikan. Guru yang menyaksikan kejadian tersebut telah memberikan peringatan kepada mereka.
"Gurunya kan lihat dari bawah juga, ya menyampaikan, 'Sudah, sudah, jangan rebut.' Seperti itulah kira-kira," tutur Tedjo.
Semua siswa dan siswi dari kelas I sampai IV saat itu mulai masuk kelas. Ketika jam pembelajaran dimulai, korban tiba-tiba izin keluar. Lalu, siswa di ruang kelas sebelah kelas korban melihat korban melintas. Siswa itu melihat korban menarik bangku yang ada di selasar ujung ruangan kelas dan menaikinya.
"Dia izin ke toilet, tapi kemudian kok lama. Lalu ada yang lihat korban naik kursi. Temannya mengira mungkin mau ambil apa, karena kan lagi pada belajar," katanya.
Baca Juga: Simon Cowell Tersenyum Lihat Aksi Putri Ariani di Final AGT 2023, Sampai Juluki Berlian Langka
Tidak berapa lama kemudian, siswi SD itu loncat dari lantai 4. Kejadian ini sempat terlihat oleh guru dari lantai 3.
"Ada guru di lantai 3 melihat kok ada orang jatuh, kemudian lihat ke bawah dan korban sudah tergeletak," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bikin Spanyol Tidak Berdaya, Kiper Cape Verde Kebanjiran Followers Jutaan
-
Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Sempat Terjadi Keributan, Polresta Balikpapan Hentikan Sementara Izin Kegiatan PSHT
-
Bukayo Saka Tegaskan Siap Tampil Lawan Kroasia, Tepis Keraguan soal Kondisi Fisik
-
Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak
-
Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?
-
Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili
-
CBF Bungkam! Kondisi Neymar Misterius, Hampir Pasti Tak Bakal Main di Piala Dunia 2026
-
Estetika Regeneratif Jadi Tren Baru, Fokus pada Regenerasi Alami untuk Kulit yang Lebih Berkualitas