Serang.Suara.com - Setelah KPK menetapkan tersangka mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL). Dukungan untuk lembaga antirasuah itu terus mengalir.
Hal tersebut terlihat dari munculnya sejumlah spanduk dukungan yang bertuliskan beragam pesan. Mulai dari bahwa Ketua KPK, Firli Bahuri, tidak perlu merasa sendirian dalam memberantas korupsi.
“Pak Firli tidak sendirian. Dukung KPK bela petan,” tulis spanduk di kawasan Jakarta, Jumat (13/9/2023).
Selain itu nampak pula, bila Limpo tidak perlu dibela. Karena dia telah menyusahkan rakyat, sebab dia layak di neraka
“Limpo jangan dibela. Jebloskan ke neraka. Masyarakat siap pasang badan meski Limpo punya 12 senpi,” tulisnya.
Kemudian, spanduk-spanduk itu berisikan pesan pengingat kepada semua pihak untuk waspada adu domba antara institusi KPK dan Polri.
Pasalnya, SYL juga melaporkan dugaan pemerasan oleh oknum pimpinan KPK kepada Polda Metro Jaya.
“Awas adu domba. Gerbong radikal bisa nyamar, halalkan segala cara untuk menang,” tulis spanduk yang beredar.
Spanduk-spanduk itu juga berisikan pesan kepada KPK untuk tetap fokus memberantas korupsi dan tidak perlu menghiraukan isu lain.
“Fokus basmi korupsi. Uang petani untuk petani, kok dipake Limpo untuk sanak family?,” tulis spanduk.
Spanduk itu juga meminta kepada Presiden Jokowi untuk turun tangan mengawasi adanya dugaan kriminalisasi terhadap para pimpinan KPK.
“Pak Jokowi harus berani. Koruptor-koruptor+kadrun sudah satu hati. Lawan kriminalisasi KPK,” tulis pesan dalam spanduk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Bye-Bye Rambut Tipis! Ini 5 Sampo Rosemary yang Ampuh Menumbuhkan Rambut
-
CMNP Optimistis Menang Gugatan Rp 119 T Lawan Hary Tanoe, Incar Aset di Beverly Hills
-
Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi
-
Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang
-
DPR: Penggolongan Khusus UKT bagi Anak ASN Tidak Berangkat dari Realitas, Pemerintah Salah Persepsi
-
Kenapa Ibu Jupe Minta Tolong Raffi Ahmad Beli Apartemennya? Ternyata Ingat Wasiat Almarhumah
-
Gelombang Protes Narkoba: Kapolsek Dicopot, Jajaran Polsek Panipahan Dirombak
-
Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia
-
Estimasi Biaya Kuliah Fakultas Teknik UNDIP 2026, Setara Harga Mobil Avanza dan Xenia?