Serang.Suara.com - Dalam mewujudkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang damai dan transparan, Juru Bicara Anies Baswedan, Said Sudirman mengatakan akan mendorong para relawannya untuk datang lebih cepat ke TPS.
Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadi kecurangan dalam pemilu nanti. Hal ini disampaikan langsung setelah menghadiri peluncuran Badan Koordinasi Saksi (Bakorsi).
Dirinya menjelaskan maksud dari konteks lebih cepat yang disampaikannya yakni untuk meminta relawannya tim pemenang AMIN ini agar selalu siap dalam segala kemungkinan.
"Sebetulnya nanti kita dorong, supaya relawan kita sampai ke TPS secepat mungkin, lewat berbagai forum. Ini teman-teman Bakorsi tentu saja berupaya, dan Jakarta harus sampai level TPS secepat mungkin, karena Jakarta padat. Insya Allah, relawan kita cukup banyak," katanya kepada wartawan, Minggu (15/10/2023).
"Kita tidak membedakan daerah mana yang rawan dan tidak rawan, tapi ingin persiapkan berjalan ke seluruh seantero negeri, terutama daerah-daerah yang padat pemilih, karena di situlah kerawanan bisa muncul," sambungnya.
Ketua Forkom Relawan Anies, Tatak Ujiati, mengumumkan bahwa Forkom relawan Anies telah mengukuhkan 100 anggota Bakorsi hari ini. Mereka terdiri dari tim 100 anggota Bakorsi yang tersebar di lima Kota dan satu Kabupaten Kepulauan Seribu.
"Jadi hari ini ada 600 orang yang dikukuhkan untuk menjadi relawan penggerak, yang nantinya tugasnya akan mengawal suara Anies Baswedan di TPS seluruh Jakarta," kata Tatak.
Dalam perkembangan ini, peluncuran hari ini merupakan yang ke-133 dari Bakorsi. Mereka telah membuat tim 100 Bakorsi secara berjenjang di tingkat nasional, provinsi, kota, kecamatan, sampai desa. Sebagian desa di Pulau Jawa sudah memiliki tim 100 Bakorsi yang siap beraksi.
"Targetnya adalah kami akan memiliki 9 juta relawan penggerak Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, sehingga pada akhirnya tujuan kita tentu adalah memenangkan Pilpres dengan satu putaran," ucapnya.
Baca Juga: Pasangan AMIN Dipastikan Daftar Capres-Cawapres pada 19 Oktober
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut