SuaraSoreang.id-Disetiap deaerah memiliki kepercayaan terhadap makhluk tak kasat mata atau hantu dengan definisi penamaan yang berbeda-beda tiap daerah.
Umumnya di Indonesia sering mendengar wujud hantu seperti kuntilanak, pocong, genderuwo, atau makhluk lainnya yang menyeramkan.
Dari tanah Sunda sendiri ada sosok hantu yang lain yang dipercaya eksistensinya oleh masyarakat umum di daerah sunda.
Nama-nama hantu yang mungkin tidak biasa, salah satunya yakni jurig jarian yang menurut cerita adalah sosok hantu penghuni tempat sampah.
Dikutip dari laman youtube Fakta Mitos 12 September 2022, tentang jurig jarian, hantu daerah Sunda penghuni tempat sampah.
Istilah penamaan Jurig jarian, berasal dari kata jurig yang berarti hantu dan jarian yang artinya tempat sampah.
Cerita mistis Jurig jarian adalah hantu yang akrab di telinga orang Sunda sejak zaman dahulu.
Konon, hantu ini senang berada di tempat yang kotor seperti tumpukan sampah dan sering bergentayangan di area tempat pembuangan sampah.
Sosok hantu ini belum bisa digambarkan secara jelas wujudnya seperti apa, karena masih belum banyak saksi mata yang pernah bertemu secara langsung dengan jurig jurian.
Baca Juga: Menang Gugatan, Warga Padang Desak Presiden Jokowi Kembalikan Utang Negara Rp 62 Miliar
Namun beberapa diantaranya mengatakan sosok hantu ini seperti wujud tuyul karena wujudnya yang menyerupai anak-anak dan berkepala botak tapi ada juga yang mengatakan hantu ini seperti hantu wanita dengan rambut panjang layakanya kuntilanak.
Tidak sembarangan hantu ini muncul. Kabarnya, mereka hanya menampakkan diri pada anak-anak dan ibu hamil di sore hari atau menjelang magrib atau dalam bahasa sunda dikenal istilah sareupna.
Dikatakan Jurig Jarian sering mengincar anak-anak dan wanita hamil yang masih berkeliaran di luar rumah pada waktu petang menuju malam tiba.
Tak jarang jika Jurig Jarian jahil, ia akan mengganggu kesurupan orang secara acak terutama anak-anak dan wanita hamil.
Jurig jarian akan mengincar anak-anak dengan menularkan penyakit, sedangkan kepada wanita hamil biasanya akan diganggu dengan membuatnya kesurupan.
Kabarnya, penyembuhan dari gangguan jurig jarian juga lumayan unik, yaitu dengan air kelapa muda dan kopi pahit yang dicampur satu sendok garam dan diberi Ayat Kursi.
Tag
Berita Terkait
-
Rekam Temannya yang Kesurupan, Perekam Video Ini Malah Ikut Ketularan
-
Misteri Ratu Elizabeth I "The Virgin Queen", Sesungguhnya Pria?
-
MENCEKAM, Cerita Horor Keluarga Kerajaan Inggris Lihat Penampakan Ratu Elizabeth di Perpustakaan Kastil Windsor
-
SERAM! Kisah Horor Kastil Ratu Elizabeth yang Sering Hantui Keluarga Kerajaan Inggris
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
Festival Kuliner hingga Digital Expo Siap Ramaikan BKB, LRT Palembang Cuma Rp43
-
5 Solar Panel Terbaik untuk Cadangan Daya Listrik di Rumah, Harga Mulai Rp18 Ribuan
-
Kesenjangan Literasi AI yang Diam-diam Menciptakan Kasta Baru di Kampus
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
Chainsaw Man Rilis Teaser Anime Assassins Arc dan Umumkan Game Mobile Baru
-
Bukan Sekadar Lari, Ini Cara Unik Bali Promosikan Destinasi Wisata yang Belum Banyak Diketahui
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Review The Death of Robin Hood: Saat Sang Legenda Menepi di Pulau Terpencil
-
Apakah Semua Orang Berhak Mendapat Kesempatan Kedua? Menakar Film DOSA