SuaraSoreang.id-Lukisan karya Raden Saleh sedang ramai diperbincangkan khalayak ramai saat ini, pasalnya sedang tayang di Bioskop film tentang lukisan Raden Saleh ini.
Film karya sutradara Angga Dwimas Sasongko bercerita tentang lukisan Raden Saleh yang 'dicuri' sekelompok anak muda, yang berjudul 'Mencuri Raden Saleh.'
Film Mencuri Raden Saleh mendapat tanggapan yang positif dari publik, antusiasme publik terhadap film ini sangat baik. Terhitung sudah 2 juta lebih penonton menyaksikan film ini di Bioskop.
Lukisan karya Raden Saleh ini menggambarkan tentang Penangkapan Pangeran Diponegoro. Lukisan ini sangat berharga bagi Indonesia, bahkan bernilai tinggi.
Suara Soreang mengutip laman resmi Kemendikbud pada 15 September 2022, lukisan ini merupakan lukisan sejarah pertama di Asia Tenggara di antara sejarah lukisan-lukisan aliran Eropa.
Lukisan Raden Saleh ini digarap menggunakan cat minyak lalu dibingkai dengan kayu berukir. Gaya lukisan yang digunakan Raden Saleh adalah Romantisisme.
Seperti judulnya, lukisan pertama karya Raden Saleh itu menggambarkan peristiwa penangkapan Pangeran Diponegoro oleh Belanda.
Peristiwa yang diceritakan dalam lukisan ini menandai perlawanan Diponegoro pada tahun 1830.
Peristiwa itu saat Pangeran Diponegoro dibujuk untuk hadir di Magelang membicarakan kemungkinan gencatan senjata oleh Belanda.
Baca Juga: Kisah Teror Hantu Ivanna, Hantu Noni Belanda yang Penuh Amarah
Akan tetapi, Diponegoro dan pengikutnya justru dijebak dan ditangkap lalu diasingkan.
Lukisan Raden Saleh tentang penangkapan Pangeran Diponegoro tak cuma mengabadikan sejarah tetapi juga menjadi simbol perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajahan.
Terdapat fakta menarik dari perjalan lukisan yang dibuat Raden Saleh tersebut. Lukisan itu merupakan respon dari lukisan karya Nicolaas Pieneman.
Pieneman yang ditugaskan mendokumentasikan momen penangkapan Pangeran Diponegoro lewat lukisan.
Ketika peristiwa penangkapan Pangeran Diponegoro, Raden Saleh tengah berada di Eropa. Diduga Raden Saleh melihat lukisan Pieneman tersebut saat ia tinggal di Eropa.
Perbedaan Lukisan Raden Saleh dengan Pieneman Tentang Penangkapan Pangeran Diponegoro
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Nggak Perlu Jastip, Produk Makanan Thailand Kini Bisa Didapat Lebih Mudah di Indonesia
-
Di Tengah Dinamika Gugatan terhadap Media di Sumsel, AJI Palembang Tekankan Pemahaman Sengketa Pers
-
Tren 'Clean Girl' 2026: 5 Sepatu Lari Putih Lokal yang Paling Estetik dan Minimalis
-
5 Sepatu Lari yang Paling Nyaman Dipakai di Aspal Palembang, Bikin Kaki Nggak Cepat Pegal
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
7 Sepatu Lari Warna Pastel yang Bikin OOTD Olahraga Kamu Makin Cantik di Instagram
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
4 Rekomendasi Lampu Sepeda Terbaik 2026 dan Harganya
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Mei 2026: Kualitas Bintang Lima, Harga Juara
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo