SuaraSoreang.id - Kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan Ferdy Sambo masih menyisakan misteri.
Jenderal bintang dua itu diketahui memiliki pengaruh yang besar di institusi kepolisian. Hal inilah yang diduga menjadi salah satu sebab sulitnya menemukan titik terang dalam kasus ini.
Banyak juga pihak yang merasa khawatir jika sebenarnya Ferdy Sambo memiliki rahasia besar atau kartu As terkait institusi kepolisian.
Sebab, jika dugaan itu benar, maka bisa dijadikan alat perlawanan Ferdy Sambo agar dirinya terbebas dari jeratan kasus pembunuhan yang dilakukannya itu.
Menanggapi anggapan soal kartu As yang dimiliki Ferdy Sambo, Penasihat Kapolri, Hermawan Sulistyo mengatakan jika dirinya meragukan soal kartu As yang dimiliki Ferdy Sambo diduga.
"Bagaimana kartu AS, kalau dia sebenarnya punya itu saja tidak bisa keluarkan untuk dirinya sendiri," kata Hermawan dalam program, Sapa Malam KOMPAS TV, dikutip Rabu (21/9/2022).
Dengan argumennya itu, Hermawan memiliki analisis sederhana yang kuat.
"Jika Ferdy Sambo memiliki kartu As maka tentu dia bisa menyelamatkan dirinya dari sanksi yang diterimanya dari institusi Polri," katanya.
Menurutnya, jika Ferdy Sambo memang memiliki kartu As yang dimaksud maka dirinya tidak akan dipecat secara tidak hormat dari Polri.
Baca Juga: Kamarudin Sebut Ferdy Sambo Banci Kaleng, Tidak Layak Jadi Anggota Polri
"Minimal dia tidak dipecatlah minimal skorsing 50 tahun, skorsing 30 tahun ini kan nggak bisa, kartu As itu enggak bisa mainkan untuk dirinya sendiri,” kata dia.
Lalu ada pertanyaan lanjutan dalam acara tersebut, jika kartu As itu tidak bisa menyelamatkan Ferdy Sambo, apakah kartu As itu bisa menyelamatkan istrinya, Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan Brigadir J?
“Itu kan beda faktor yah, saya tidak tahu apa yang menjadi pertimbangan penyidik (penahanan Putri Candrawathi)," katanya.
Seperti yang sudah diketahui, hingga kini istri mantan Kadiv Propam Polri itu belum juga dilakukan penahanan. Padahal Putri Candrawathi telah ditetapkan menjadi tersangka.
"Tapi jelas untuk Sambo sendiri melindungi dirinya saja dengan kartu As dia enggak bisa kok," katanya.
Hermawan mempercayakan penyelesaian kasus ini pada Polri.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Rekomendasi Water Purifier Philips Untuk Mendapatkan Air Minum Sehat di Rumah
-
Amphuri Kritik Wacana War Tiket Haji: Jangan Abaikan Jemaah yang Antre Puluhan Tahun
-
OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
4 Model Dispenser Philips Terbaik Dan Hemat Daya
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Survei Terbaru: Sempat Naik Tipis, Popularitas Trump Menukik Efek Selat Hormuz Masih Ditutup
-
Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025
-
6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 12 GB yang Worth Dibeli April 2026
-
Habiburokhman Bela Seskab Teddy soal 'Inflasi Pengamat': Ada Benarnya