Setelah berpikir sejenak, Ki Bodho menyarankan Sultan Agung untuk memelihara seekor kuda sembrani. Sultan Agung menerima saran tersebut walau kuda sembrani konon katanya hanya terdapat di Mekkah saja.
Akan tetapi itu bukan hal yang mustahil bagi Sultan Agung, karena setiap hari Jumat, Sultan Agung selalu pergi ke Mekkah untuk beribadah sholat Jumat.
Kemudian Sultan Agung pergi ke Mekkah dan membeli kuda sembrani. Sesampainya kembali ke Mataram, Muda tersebut diserahkan kepada Ki Bodho untuk dirawat dengan tugas sebagai pekathik atau abdi dalem yang tugasnya memelihara dan mencari rumput untuk makan kuda istana.
Ternyata Ki Bodho juga memiliki kemampuan yang luar biasa. Kuda sembrani itu lebih senang memakan rumput yang berasal dari Tanah Arab dibanding dengan yang ada di Kerajaan Mataram.
Oleh karena itu, setiap memberi makan kuda sembrani, dia setiap hari harus pergi ke Mekkah untuk mencari rumput.
Kegiatan yang dilakukannya setiap hari itu tidak sengaja terlihat beberapa kali oleh Sultan Agung. Sultan Agung mengetahui hal itu ketika sedang menunaikan sholat Jumat di Mekkah, dia sebelum masuk masjid selalu melihat sebuah keranjang dan caping atau seperti topi bambu petani.
Karena penasaran, Sultan Agung menghampiri keranjang itu setelah sholat Jumat dan memberi tanda dengan injet atau kapur sirih.
Sesampainya di Mataram, Sultan Agung melihat Ki Bodho sedang memberi makan kuda sembrani. Lalu dia mendekat ke arah keranjang dan caping, lalu melihat ada tanda yang sudah dia buat saat di Mekkah.
Saat itulah Sultan Agung mengetahui bahwa Ki Bodho memiliki kemampuan yang luar biasa.
Baca Juga: Asal-usul Kuntilanak, Inspirasi dan Dibunuh Sultan Pontianak Hingga Jadi Nama Kota
Suatu saat, kuda sembrani itu dapat lolos dari kandangnya, mereka lupa kalau kuda sembrani itu dapat terbang. Kejadian itu membuat Gusti Ratu Puteri, permaisuri Kanjeng Sultan Agung menjadi sedih.
Cepat-cepat gusti Ratu mengejarnya, tetapi karena sedang dalam kondisi mengandung, larinya jadi tersendat-sendat.
Ki Bodho berkata kepada Gusti Ratu untuk tidak mengejar kuda sembrani itu karena dapat terbang. Gusti Ratu yang tetap ingin mengejar kuda itu membuat Ki Bodho berkata untuk menyerahkan tugas itu kepadanya. Akan tetapi Gusti Ratu tetap menolak dan tetap mengejarnya.
Akibat dari Gusti Ratu yang terus berlari dengan kencang, kandungan di dalamya mengalami keguguran. Tempat gugurnya kandungan Gusti Ratu dinamakan Banyu Tetes. Saat ini tempat tersebut terletak di Gunung Permoni, sebelah selatan Plered, wilayah Kota Gede.
Gusti Ratu yang menyesali perbuatannya, tiba-tiba muncul seorang wanita cantik jelita di hadapannya, Gusti Ratu yang terkejut bertanya siapakah dia.
Wanita tersebut berkata bahwa sanggup menangkap kuda sembrani tersebut dengan imbalan untuk mengabulkan permohonannya. Gusti Ratu menyikapinya dengan menerima permintaan wanita itu.
Ketika ditanya lagi siapa wanita itu, dia menjawab bahwa dia adalah Ratu Permoni. Lalu ketika ditanya apa yang menjadi permintaanya, dia menjawab dia ingin diperistri oleh Sultan Agung.
Gusti Ratu terkejut dengan permintaan yang disebutkan Ratu Permoni itu, akan tetapi Gusti Ratu sudah menyanggupinya. Ketika Gusti Ratu pulang kembali ke keraton, kuda sembrani itu sudah ada di keraton.
Semenjak saat itu, Ratu Permoni atau Kanjeng Ratu Kidul menjadi istri Kanjeng Sultan Agung.
Kontributor: Hisyam Irsyaad
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra