SuaraSoreang.id - Setelah melakukan gelar perkara kasus tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Polri menaikan status kasus dari penyelidikan menjadi penyidikan.
Penanganan cepat Polri ini menyusul adanya instruksi dari Pesiden Joko Widodo untuk segera mengusut tuntas kasus tragedi Kanjuruhan yang menelan ratusan korban meninggal dunia.
"Sesuai dengan perintah Bapak Presiden, Bapak Kapolri memerintahkan tim bekerja secara cepat namun unsur ketelitian kehati-hatian dan proses pembuktian secara ilmiah juga menjadi standar tim ini bekerja," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, dikutip dari PMJ News, Senin (3/10/2022).
Dedi menuturkan, bahwa pihak kepolisian telah melakukan gelar perkara dengan melakukan pemeriksaan terhadap 20 orang saksi.
Berdasarkan hasil gelar perkara, pihak kepolisian akhirnya meningkatkan status kasus dari penyelidikan menjadi penyidikan.
"Hasil gelar perkara meningkatkan status dari penyelidikan sekarang statusnya menjadi penyidikan, tim juga akan bekerja secara maraton," tuturnya.
Selain peningkatan status kasus, hasil gelar perkara juga memutuskan untuk melakukan pemeriksaan terhadap 28 personel Polri terkait dugaan pelanggaran kode etik.
"Malam hari ini juga melakukan pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik anggota Polri sebanyak 28 personel Polri. Ini pun masih dalam proses pemeriksaan," pukasnya.
Kapolres Malang Dicopot
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mencopot AKBP Ferli Hidayat dari jabatannya sebagai Kapolres Malang, buntut dari tragedi mematikan di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Baca Juga: Nyesek, Dedi Mulyadi Curhat dan Buat Lagu Ditengah Gugatan Cerai sang Istri
Tragedi kerusuhan itu menjadi salah satu tragedi paling mematikan di dunia, yang menewaskan sekitar lebih dari 100 korban jiwa.
"Menonaktifkan sekaligus mengganti Kapolres Malang, AKBP Firli Hidayat," ujar Dedi.
Selanjutnya, AKBP Ferli Hidayat akan dimutasikan sebagai Pamen SDM Polri dan posisi Kapolres Malang akan digantikan oleh AKBP Putu Kholis Aryana yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.
"AKBP Putu Kholis yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya," jelas Dedi.
Sumber: PMJ News
Tag
Berita Terkait
-
Kapolres Malang Dicopot, Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang
-
Tangis Para Pemain Arema FC Pecah saat Kunjungi Stadion Kanjuruhan Malang Pasca Kerusuhan
-
Pelatih Persib Bandung Ungkap Bela Sungkawa Tragedi Kanjuruhan, Luis Milla: Saya Harap Ini yang Terakhir
-
Ini 4 Sanksi FIFA yang Mengancam Indonesia, Pasca Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas