SuaraSoreang.id - Karier Rizky Billar di dunia hiburan sudah berakhir imbas dari kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukannya pada sang istri, Lesti Kejora.
Setelah Lesti Kejora melaporkannya pada Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2022), karier Rizky Billar pun mulai turun pamor.
Salah satunya Rizky Billar dipecat program stasiun televisi Indosiar dari acara Dangdut Academy (DA).
Seperti diketahui, Rizky Billar menjadi seorang host dalam acara tersebut.
Keputusan yang dinyatakan pihak Indosiar itu disiarkan langsung secara live dalm acara Dangdut Academy (DA) pada Selasa (4/10/2022).
Dalam acara itu, Ramzi membacakan surat permintaan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengenai KDRT.
Selain itu, Irfan Hakim kemudian menyampaikan pengumuman soal nasib Rizky Billar sebagai host DA 5.
"Kami umumkan bahwa mulai malam hari ini, Rizky Billar tidak lagi menjadi host DA 5. Stop KDRT. L for Lesti, L for Love," ujar Irfan Hakim sebagai host DA 5.
Bersamaan dengan itu, mereka membuat pernyataan dengan tegas menolak KDRT.
Baca Juga: Ferdy Sambo Buka-bukaan Soal Motif Pembunuhan Brigadir J
KPI larang pelaku KDRT isi program siaran
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu KPI meminta kepada semua lembaga penyiaran untuk tidak menjadikan pelaku KDRT sebagai pengisi acara atau penampil dalam semua program siaran, baik di televisi dan radio.
Lembaga penyiaran itu juga menjelaskan alasannya meminta pelaku KDRT tidak diberi ruang di televisi dan radio.
Hal ini diungkapkan Komisioner KPI Pusat Bidang Kelembagaan Nuning Rodiyah. Dia menyatakan kemunculan publik figur yang terindikasi sebagai pelaku KDRT, di lembaga penyiaran, akan memiliki dampak negatif terhadap usaha penghapusan KDRT di Indonesia.
Menurutnya publik figur harus memberikan contoh yang baik pada pemirsa. Baik yang nampak di layar kaca maupun dalma kehidupan sehari-harinya.
Nuning mengungkapkan soal segala bentuk kekerasan, terutama KDRT merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK