SuaraSoreang.id - Terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo ungkap alasan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) tolak rekomendasi Polisi untuk ubah jam tanding Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Sigit mengungkapkan, bahwa pihak Polres Malang sudah mengajukan perubahan jam tanding Arema FC vs Persebaya melalui surat resmi ke PT LIB.
Dalam surat pengajuan tersebut, Polres Malang meminta PT LIB untuk mengubah jam tanding Arema FC vs Persebaya dari semula pukul 20.00 WIB dimajukan menjadi pukul 15.30.
Permintaan tersebut diajukan Polres Malang, sebagai upaya untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, berkaitan dengan masalah keamanan.
Namun, menurut Sigit, pengajuan tersebut ditolak oleh PT LIB dengan alasan "cuan" atau kontrak hak siar yang nantinya akan berakibat penalti.
"Dengan alasan apabila waktu digeser ada pertimbangan masalah penayangan langsung dan sebagainya yang mengakibatkan dampak pinalti atau ganti rugi,” papar Sigit, pada Kamis (6/10/2022), dikutip dari PMJ News.
Dengan adanya penolakan tersebut, Polres Malang pun akhirnya mengikuti keputusan PT LIB untuk tetap menggelar pertandingan Arema FC vs Persebaya, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.
Guna memperketat keamanan, Polres Malang juga akhirnya menambah personel yang diturunkan dalam pertandingan tersebut.
"Kemudian Kapolres melakukan persiapan untuk melakukan pengamanan dengan melaksanakan berbagai macam rakor dan juga menambah jumlah dari yang semula 1.073 personel menjadi 2.034 personel," kata Sigit.
Baca Juga: NGERI! 5 Pembunuh Berantai Sadis Asal Indonesia, Motif Bunuh Puluhan Orang Agar Sakti Hingga Cemburu
Polres Malang juga telah menetapkan bahwa hanya Aremania, julukan suporter Arema FC, yang bisa hadir menonton langsung pertandingan tersebut.
Khusus untuk suporter yang hadir hanya dari suporter Arema," pungkasnya.
Hingga saat ini pihak kepolisian telah menetapkan enam orang tersangka dalam kasus Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan sebanyak 131 korban.
Keenam tersangka tersebut antara lain Diraktur Utama PT LIB, Panpel dan Scurity Officer Arema FC, satu anggota Brimob Polda Jatim dan dua anggota kepolisian Polres Malang.
Sumber: PMJ News
Berita Terkait
-
Terkuak! Dua Tersangka Tragedi Kanjuruhan Inilah yang Beri Perintah Tembak Gas Air Mata
-
Punya Peranan yang Berbeda, Polri Tetapkan Enam Tersangka dalam Kasus Tragedi Kanjuruhan
-
Arie Kriting Sindir Keras Petinggi Sepak Bola Indonesia: Mundur dari Tanggung Jawab
-
Luis Milla Istirahatkan Skuad Persib dari Sesi Latihan selama Tiga Hari
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun
-
BB Cream untuk Apa? Ini 5 Pilihan SPF Tinggi Biar Makeup Rapi dan Kulit Terlindungi
-
Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak
-
Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat
-
Kalah Bersaing dengan Bocah Boyolali di Persija, Ini Reaksi Shayne Pattynama
-
Pameran Vivienne Westwood & Jewellery 2026 Debut di Makau, Hadirkan Arsip Ikonis dan Sentuhan Punk
-
SEHATI Bantu Orang Tua Kenali Risiko Perilaku Anak Sejak Dini
-
May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR
-
Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi
-
Pemerintah Bentuk Satgas Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi, Ini Tugasnya