SuaraSoreang.id-Liga 1 Indonesia dihentikan dengan batas waktu yang tidak ditentukan, karena insiden tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan ratusan orang meninggal dunia.
Imbas dari terhentinya Liga 1 musim 2022-2023 membuat semua tim di Liga 1 menjadi gamang terhadap berbagai program yang telah direncankan masing-masing klub.
Tak terkecuali bagi Persib, pelatih Persib, Luis Milla Aspas harus mengubah program bagi timnya.
Pelatih Persib asal Spanyol tersebut memahami dengan situasi yang terjadi saat, dan mencoba melakukan yang terbaik baik skuad anak asuhnya.
Luis Milla tak menampik jika penghentian Liga 1 2022-2023 ini menjadi masalah juga terhadap timnya.
Apalagi, Persib saat ini sedang dalam kondisi bagus dalam tren positif setelah tiga kali meraih kemenangan beruntun.
“Bagi kami memang menjadi masalah besar karena liga dihentikan. Karena saat ini sedang berada dalam momen yang bagus," jelas Milla dikutip dari laman Persib pada 7 Oktober 2022.
"Setelah tiga kemenangan, seharusnya kita bertanding melawan Persija di kandang sendiri yang tentu mendapat dukungan penuh dari suporter. Dinamikanya sedang dalam kondisi yang positif,” lanjut Milla.
Namun, Milla mengaku berlapang dada. Sebab, semua sedang berduka. Semua harus menghormati keputusan penghentian kompetisi dan ia akan mencoba memodifikasi program latihan.
Baca Juga: Babak Baru Kasus KDRT Lesti Kejora, Statusnya Naik Menjadi Penyidikan
“Tetapi kami juga tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa berlatih dengan maksimal di lapangan. Kami juga akan libur selama 2-3 hari karena tidak mungkin bertanding di akhir pekan ini,” pungkasnya.
Sumber: persib.co.id
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?