/
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 19:07 WIB
Pelatihan Persib Bandung, Luis Milla. (persib.co.id)

SuaraSoreang.id-Liga 1 Indonesia dihentikan dengan batas waktu yang tidak ditentukan, karena insiden tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan ratusan orang meninggal dunia.

Imbas dari terhentinya Liga 1 musim 2022-2023 membuat semua tim di Liga 1 menjadi gamang terhadap berbagai program yang telah direncankan masing-masing klub.

Tak terkecuali bagi Persib, pelatih Persib, Luis Milla Aspas harus mengubah program bagi timnya. 

Pelatih Persib asal Spanyol tersebut memahami dengan situasi yang terjadi saat, dan mencoba melakukan yang terbaik baik skuad anak asuhnya.

Luis Milla tak menampik jika penghentian Liga 1 2022-2023 ini menjadi masalah juga terhadap timnya. 

Apalagi, Persib saat ini sedang dalam kondisi bagus dalam tren positif setelah tiga kali meraih kemenangan beruntun.

“Bagi kami memang menjadi masalah besar karena liga dihentikan. Karena saat ini sedang berada dalam momen yang bagus," jelas Milla dikutip dari laman Persib pada 7 Oktober 2022.

"Setelah tiga kemenangan, seharusnya kita bertanding melawan Persija di kandang sendiri yang tentu mendapat dukungan penuh dari suporter. Dinamikanya sedang dalam kondisi yang positif,” lanjut Milla.

Namun, Milla mengaku berlapang dada. Sebab, semua sedang berduka. Semua harus menghormati keputusan penghentian kompetisi dan ia akan mencoba memodifikasi program latihan.

Baca Juga: Babak Baru Kasus KDRT Lesti Kejora, Statusnya Naik Menjadi Penyidikan

“Tetapi kami juga tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa berlatih dengan maksimal di lapangan. Kami juga akan libur selama 2-3 hari karena tidak mungkin bertanding di akhir pekan ini,” pungkasnya.

Sumber: persib.co.id

Load More