SuaraSoreang.id-Cerita mistis tentang kemampuan indera keenam seseorang sangat menarik untuk disimak.
Kisah misteri kali ini berawal pada tahun 2017. Dimana ada seorang anak perempuan yang bernama Lina yang dikenal memiliki kemampuan indra keenam.
Hal ini bisa membuat dirinya melihat hal-hal yang orang lain tidak bisa lihat dan bisa berkomunikasi dengan makhluk-makhluk halus.
Berikut cerita horor tentang kemampuan indera keenam dilansir dari podcast Scary Things pada 13 Oktober 2022.
Kisah mistis ini bercerita tentang seorang perempuan sebut saja namanya Lina.
Berawal ketika Lina masih usia anak-anak, menurut orangtuanya dia lebih sering terlihat main sendiri dan mengobrol sendiri. ternyata dia main dengan teman imajinasi nya sendiri.
Pada awalnya, orang-orang mengira bahwa anak seusia Lina ketika memiliki seorang teman imajinatifnya adalah hal yang wajar.
Begitupun dengan Lina. Dia menganggap temannya itu adalah teman yang baik yang selalu mengikutinya dan menemaninya kemanapun dia pergi.
Teman seusianya yang baik dan selalu bermain dengannya. Pun pada saat itu dia juga tidak menyadari bahwa ternyata temannya itu bukanlah manusia melainkan Jin, ya Lina berteman dengan Jin.
Baca Juga: 4 Tanda Tempat Makan Gunakan Jin Penglaris, Lokasi Cuci Piring Jauh dan Ada Ruang Khusus
Jin ini bisa menyesuaikan diri dan mengikuti sosok Lina sesuai usianya. Jadi pada saat Lina masih kecil, Jin itu juga masih kecil dan pada saat Lina bertumbuh dewasa dia pun menjadi Jin dewasa seusianya.
Lina masih berteman dengan Jin tersebut karena meskipun makhluk itu bukanlah manusia dia tetap merasa aman berteman dengan sosok yang bukan manusia sama dengan dirinya.
Kehidupan Lina pun berjalan seperti biasa, dia masih berteman dengan Jin tersebut dan dia juga memiliki teman-teman lain di dunia. Bahkan menurut Lina, Jin itu membantu dirinya dalam kehidupannya.
Dia merasa seperti dukun yang melindungi teman-temannya di dunia nyata. Karena dia dan teman-temannya tidak pernah celaka ataupun sakit dan merasakan sesuatu yang membahayakan selama 25 tahun hidupnya ketika berteman dengan teman imajinasinya itu.
Lina menganggap Jin itu baik dan tidak mengganggu. Sampai pada akhirnya ketika Jin itu udah semakin besar dia tiba-tiba minta disajikan makanan berupa kotoran manusia, tulang-belulang dan makanan kotor lainnya.
Jin itu mulai mengganggu Lina dengan meminta makanan-makanan itu. Lina yang merasa tergganggu tidak pernah menggubris Jin itu dengan memberinya makanan yang dia inginkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Darurat Moral dan Runtuhnya Integritas di Balik Algoritma Novel Online
-
Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi
-
Dikalahkan Belgia 2-3, Senegal Tak Mampu Ulang Memori Piala Dunia 2002
-
Tantang Pemain Diaspora! Rayhan Hannan Siap Buktikan Diri di Era Shin Tae-yong
-
Resmi Rilis, Booster Pack Ancaman Bayangan Bawa Strategi Baru Pokemon TCG
-
Kapan Persib Umumkan Perekrutan Sandy Walsh? Buriram United Kasih Kode Seperti Ini
-
Unik! Mahasiswa UGM Ciptakan Camilan untuk Bantu Cegah Gangguan Kecemasan
-
Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika
-
4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
-
Untar Hormati Proses Hukum Gugatan Mahasiswa, Klaim Sudah Upayakan Penyelesaian Kekeluargaan