/
Jum'at, 14 Oktober 2022 | 20:52 WIB
Ilustrasi orang yang mengintip (Istock)

Dia terlihat seperti orang yang stress, mengobrol bahkan tertawa cekikikan sendiri tidak melihat kondisi. Baik dikamar dia sendiri maupun ketika diluar kosan. 

Suatu hari, setelah selesai mengintip orang yang sedang mandi, dia kembali pulang ke kosannya dan tidak sengaja berpapasan dengan tetangga kamar kosnya yang bernama Ibnu.

Ibnu yang melihat keadaan Yopi sedang keasyikan tertawa sendiri pun bertanya dan merasa aneh.

"Eh pi, kamu lagi ngetawain apa sih sampe kayak gitu?" 

Yopi hanya menjawab dengan jujur sambil tertawa cekikikan.

"Itu, aku abis ngintipin orang mandi di toilet umum cewek. Hahaha." 

Ibnu terhenyak mendengar jawaban Yopi. "Eh kamu gak boleh begitu, nanti kamu kena adzab karena suka ngintipin anak orang mandi!"

"Hahaha, gak lah. Asyik tahu, mungkin lain kali kamu mau ikut ayok!" Kata Yopi, tidak menggubris perkataan dari Ibnu.

Ibnu hanya menggeleng keras tidak mau. Lalu Yopi pun kembali berkata "Ah iya udah gak apa-apa, tapi ada bagusnya kamu gak ikut. Biar gak ganggu waktu aku buat ngintipin cewek-cewek mandi." 

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Lebih Mengerikan, TGIPF Ungkap Penyebab Ratusan Korban Meninggal

Ibnu kembali mengingatkan Yopi untuk berhenti dari kebiasaan buruknya. "Eh, gak boleh begitu. Lihat itu mata kamu sudah merah begitu." 

"Apa hubungannya mengintip dengan mata menjadi merah? Tidak apa-apa lah. Ini hal biasa." Kata Yopi bersikukuh.

Ibnu yang sudah tidak bisa menegurnya pun malah pusing lalu kembali melanjutkan perjalanannya, begitupun dengan Yopi.

Yopi kembali pulang ke kamar kos nya, dan dia sadar matanya sudah semakin merah dan terasa perih. Tapi dia tidak menggubris perkataan Ibnu dan hanya mengobati matanya dengan tetes mata.

"Aduh mataku merah mungkin harus pakai obat tetes mata." Kata dia mengobrol sendiri.

Lalu dia kembali tertawa dan senyum-senyum sendiri mengingat sore nanti dia akan kembali mengintip orang yang sedang mandi. 

Load More