SuaraSoreang.id - Rizky Billar resmi dibebaskan usai Lesti Kejora cabut laporan terkait kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya.
Terkait kabar tersebut, Dokter Psikolog Lita Gading membaca kemungkinan Rizky Billar bakal mengulangi kesalahannya pada Lesti Kejora.
Dari kacamatan psikologi, Lita Gading melihat ada perbedaan karakter yang menonjol dari pasangan Rizky Billar dan Lesti Kejora.
"Kalau Lesti kan nggak enakan, Billar itu hal-hal yang ekspresif, dan segala sesuatunya perlu diluapkan, emosional dan temperamen," tutur Lita Gading dalam acara bincang-bincang yang dipandu Raffi Ahmad dan Irfan Hakim, sebagaimana dikutip dari SuaraFresh, Sabtu (15/10/2022).
"Temperamen itu kan bisa diaplikasikan lewat kekerasan ya, baik verbal maupun fisik,” tambahnya.
Berdasarkan karakter Rizky Billar tersebut, Lita pun berpesan kepada Lesti Kejora untuk berhati-hati, karena masalah sekecil apapun bisa saja menjadi pemicu terjadinya kekerasan.
“Hati-hati, karena orang seperti ini, pemicunya masalah sekecil apapun bisa ter-blow up," ucapnya.
Menurut Lita, Lesti sudah sepatutnya mendapatkan pendampingan khusus untuk masalah yang menimpa rumah tangganya tersebut.
"Sudah tercium dan saya bilang hati-hati dan ini harus ada pendampingan khusus,” imbuhnya.
Baca Juga: Kapolri Tindak Tegas Anggotanya yang Terlibat Peredaran Narkoba, Pengamat ISESS: Kita Apresiasi
Lita juga memberikan apresiasi atas keberanian Lesti untuk melaporkan Billar, sebagai upaya memberikan efek jera kepada suaminya tersebut.
“Sekarang kan mungkin dengan laporan polisi itu kan bagian jadi efek jera, semoga dia mengubah mindset tersebut, karena mindset itu kan ‘aduh gue nggak mau nih kejadian seperti itu’, kalau dia sadar," terang Lita.
Namun, Lita juga mengingatkan, bahwa tidak menutup kemungkinan kekerasan yang sama akan terulang kembali di masa yang akan datang, bahkan bisa lebih dari sebelumnya.
"Tapi kan kembali ke karakter lagi, atau bisa jadi lebih dari itu, karena ini kan ada indikasi dipublish, ada rasa malu, dendam dan sebagainya, bisa saja, suatu hari, ‘gue mengintimidasi anak gue, supaya elu diem, dan elu di bawah ketiak gue’,” pungkasnya.
Sumber: SuaraFresh
Berita Terkait
-
Bolehkah Ikut Campur dalam Urusan KDRT Orang Lain? Bahaya Saksi Anak Laki-laki Bisa Jadi Pelaku di Masa Depan
-
Lesti Kejora Maafkan Rizky Billar, Waspadai Lingkaran Setan Kekerasan dalam Hubungan, Baik KDRT maupun KDP
-
Usai Dapat Maaf dari Lesti Kejora, Rizky Billar Sebut Bakal Berusaha Jadi Imam yang Baik
-
Rizky Billar Mungkin Simpan Dendam, Psikolog Minta Lesti Kejora untuk Hati-hati
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman
-
Bojan Hodak Beberkan Cedera yang Dialami Ramon Tanque
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Kisah Inspiratif Mitra SEG: Dari Pendampingan Menuju Kemandirian Ekonomi dan Sosial