/
Sabtu, 15 Oktober 2022 | 10:45 WIB
Lesti Kejora maafkan KDRT Rizky Billar. Kenali siklus lingkaran setan kekerasan (instagram/lestykejora)

SuaraSoreang.id - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Rizky Billar yang dilaporkan Lesti Kejora tengah menjadi sorotan belakangan ini.

Banyak pihak yang mengapresiasi tindakan Lesti Kejora, apalagi dengan dugaan lebih dari 10 ali Rizky Billar melakukan KDRT.

Kemudian, tak lama setelah Rizky Billar diumumkan secara resmi sebagai tersangka dan ditahan, Lesti Kejora diam-diam memutuskan untuk mencabut laporan KDRT Rizky Billar.

Lesti Kejora beralasan jika keputusannya diambil karena alasan anak. Selain itu dia juga menerima permohonan maaf Rizky Billar yang sudah berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Pada babak ini, banyak pihak yang kecewa dengan keputusan Lesti Kejora, bahkan menghinanya dengan berbagai macam umpatan.

Waspada Siklus "Lingkaran Setan" Kekerasan dalam Hubungan

Perlu diketahui pada kekerasan dalam hubungan baik kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun kekerasan dalam pacaran (KDP) faktanya memang sangat sulit untuk diakhiri. 

Sebab, dalam hubungan beracun ini terdapat sebuah siklus yang biasa disebut "lingkaran setan" kekerasan. 

Rizky Billar berusaha jadi imam terbaik (sumber: Adiyoga Priyambodo/Suara.com)

3 Siklus "Lingkaran Setan" Kekerasan dalam Hubungan

Baca Juga: Irjen Teddy Minahasa Terancam Dipecat Tidak Hormat usai Terlibat dalam Kasus Peredaran Narkoba

Siklus ini dikenal juga sebagai cycle of violence oleh Lenore Walker pada tahun 1979. Berikut tiga fase siklus kekerasan dalam hubungan yang perlu diwaspadai.

1. Fase Ketegangan

Dalam fase ini konflik sudah mulai terasa, apapun pemicunya disertai dengan berbagai ancaman-ancaman. Biasanya kekerasan secara verbal sudah muncul seperti berteriak, mengumpat, memaki, dan semacamnya.

Di kondisi ini, kondisi penyintas menjadi lebih lemah. Kemudian berusaha menenangkan pelaku karena mulai takut dan menarik diri untuk menjauhi ketegangan lebih lanjut yang memicu kekerasan.

Namun, kelemahan penyintas ini membuat kondisi pelaku menjadi lebih kuat atau superior. Hingga akhirnya berlanjut pada fase kedua.

2. Fase Akut

Load More