SuaraSoreang.id-Dunia hiburan masih heboh dengan pernyataan Denise Chariesta dengan pengakuannya sebagai pelakor diberbagai media sosial.
Denise Chariesta secara terang-terangan mengaku bahwa dirinya jadi pelakor bahkan berani mengumbar masalah ranjang dirinya dengan suami orang.
Masalahanya suami orang yang jadi selingkuhan dengannya, diduga berlatar sebagai suami seorang artis terkenal di tanah air.
Banyak pihak yang mengaitkan selingkuhan Denise Chariesta adalah sosok suami Ayu Dewi.
Hal itu diperkirakan lantaran inisial antara suami presenter Ayu Dewi dengan selingkuhan Deni Chariesta memiliki inisial yang sama.
Sontak apa yang dibeberkan oleh Denise Chariesta mendapatkan kecaman keras dari semua pihak tak terkecuali dari Nikita Mirzani.
Seperti yang dilansir dari channel YouTube Nikitamirzani Penggemar pada Jumat 21 Oktober 2022. Nikita sebelumnya mengaku telah menghubungi Ayu Dewi dan memintanya untuk bersabar atas ujian kali ini.
"Gua udah whatsAppan juga dia, supaya dia banyak-banyak bersabar," kata Nikita Mirzani dalam unggahan videonya.
Sementara pesan untuk Denise, Nikita memberikan komentar yang pedas. Ia bahkan menunjukkan peringatan untuk semua pelakor agar tak "koar-koar" di media sosial.
Baca Juga: Kemarin Ketum PSSI Diperiksa, Sekarang Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah Jadi 134 Orang
"Pokoknya ya buat siapapun pelakor di Indonesia ini ya. Kalau lu udah ditolak sama laki orang, enggak usah lu ngamuk-ngamuk di media sosial!" juar Nikita Mirzani.
"Lu kayak netijen ya nyuruh-nyuruh laki orang tobat. Lu bongkar aja aib lu yang lain. Jangan bongkar aib lu yang jadi pelakor. Tolol! gak ada harga diri. udah gak ada harga diri, makin enggak punya harga diri," lanjut Nikita.
Unggahan itu mendapat beragam atensi dari warganet, yang membanjiri kolom komentar, ada yang mendukung ada juga yang nyinyir.
"Betul Nyai Nikita Mirzani," tulis warganet dengan akun @Navies****.
"Menurutku nm sama nikmir itu 11.12 kok bisa brantem ya," tulis nyinyir warganet lain @brayen****.(*)
Sumber: Kanal Youtube Nikita Mirzani Penggemar
Berita Terkait
-
Kemarin Ketum PSSI Diperiksa, Sekarang Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah Jadi 134 Orang
-
Kejam! Anak 12 tahun Ditusuk Orang tidak Dikenal di Cimahi, Polisi Tengah Memburu Pelaku
-
Ketum PSSI Iwan Bule Diperiksa dengan 45 Pertanyaan selama 5 Jam, Terkait Tragedi Kanjuruhan
-
Kisah Horor, Teror Hantu Penghuni Rumah Tua di Bandung
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut
-
Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum
-
Drakor Agent Kim Reactivated Ungkap Pakai AI untuk Adegan Misi Korea Utara
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Perjuangan Swiss yang Dikhianati Pemainnya Sendiri
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
3 Lawan 1! Laga Belum Dimulai Suporter Inggris dan Argentina Baku Hantam
-
Rejo Andoyo: Pahlawan Senyap Penjaga Listrik Mandiri di Desa Kedungrong Kulon Progo DIY
-
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
-
5 Tips Ampuh Memulai Percakapan Saat MPLS, Dijamin Gak Bakal Canggung!
-
Revitalisasi Benteng Rotterdam Segera Dikaji Kementerian Kebudayaan