Seiring berjalannya waktu, orang-orang mulai tidak takut pada hantu dan memakan makanan persembahan untuk hantu itu sendiri.
Beberapa orang percaya jika kebiasaan inilah yang menjadi awal mula dari permainan trick or treat.
Seiring berjalannya waktu, kini trick or treat ditandai dengan kedatangan anak-anak kecil yang mengenakan kostum kemudian berkeliling dari rumah ke rumah tetangga.
Kedatangan itu untuk meminta hadiah seperti cokelat, kue, makanan, permen, ataupun uan samabil bilang "trick or treat" atau mendapatkan.
2. Apple Bobbing
Tradisi permainan Apple bobbing merupakan salah satu tradisi yang masih ada hingga sekarang saat Halloween.
Permainan ini biasanya akan dimainkan dengan mengisi wadah besar dengan air lalu memasukkan apel ke dalamnya. kemudian apel akan muncul di permukaan air.
Para pemain kemudian akan mencoba menangkap apel yang mengambang tersebut hanya dengan menggunakan gigi mereka. Jika ada yang menggunakan tangan maka akan dianggap curang. Nama lain dari bobbing apel adalah 'dooking', 'apel merunduk' dan juga 'apel bebek'.
3. Kostum Menyeramkan
Orang-orang pada malam Halloween percaya jika roh-roh dari dunia lain akan kebumi. Mereka takut hantu tersebut memasuki rumah dan menyebabkan masalah.
Oleh karena itu, mereka mulai menggunakan kostum dan topeng menyerupai hantu untuk menipu. Agar percaya bahwa mereka adalah sama seperti roh-roh lain.
Baca Juga: Rizky Billar dan Lesti Kejora Disebut Rujuk Alasan Investor, Kini Leslar Entertainment Malah Bubar
Nah itulah tadi beberapa tradisi Halloween yang sampai saat ini masih ada. Peringatan Halloween menjadi hari libur nasional terbesar kedua di Amerika Serikat setelah natal.
4. Jack-O's-Lanterns
Setiap menjelang perayaan Halloween, masyarakat akan menghias rumahnya dengan Jack-O's-Lanterns yakni berupa riasan lentera labu.
Halloween selalu identik dengan labu dan lentera labu bernuansa berwarna orange menyala.
Biasanya labu-labu tersebut diukir dengan rupa wajah yang menyeramkan dan diberi lubang agar lilin dapat menyala didalamnya.
Jack dipercaya selalu bergentayang di dunia, hingga ia menyalakan batubara yang diletakan didalam lobak menjadikan satu-satunya hal yang dia punya untuk memandunya dalam melakukan perjalanannya.
Dari situlah tercetus nama 'Jack of the Lantern' yang kemudian berubah menjadi 'jack-o'-lantern'.
Saat orang Eropa tiba di Amerika, mereka menyadari jika labu jauh lebih mudah untuk diukir karena memiliki tekstur yang lebih lembut.
Sinar cahaya berwarna oranye yang lebih terang daripada lobak, dari situlah mengapa jack-o'-lantern diukir dari labu, dan menjadi hiasan unik tersendiri saat halloween.(*)
Sumber: Suara
Tag
Berita Terkait
-
Dikabarkan 2 Orang WNI Turut Jadi Korban Tragedi Perayaan Halloween Itaewon, KBRI di Korea Selatan Pastikan Ini
-
Kesaksian Korban Tragedi Itaewon 'Jeritan Minta Tolong dan Berjatuhan', Perayaan Halloween Berujung Maut
-
Kengerian Perayaan Halloween di Itaewon Korea Berujung Maut, Diduga 146 Orang Meninggal Dunia
-
Ini 5 Alasan Indonesia tidak Merayakan Halloween
-
5 Rekomendasi Film Folk Horror sebagai Tontonan HALLOWEEN
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?
-
Rakyat Bukan Ayam: Mengatasi Lapar dengan Martabat, Bukan Sekadar Bantuan
-
Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja
-
Saat Fisika Bertemu Bela Diri: Seni Mengalahkan Lawan Tanpa Kekuatan Kasar Lewat Jiu-Jitsu
-
Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
5 Sepatu Slip On Lokal Terbaik yang Anti Ribet dan Nyaman untuk Jalan Kaki Menurut Reviewer
-
Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola MBG
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah