SuaraSoreang.id-Oktober diketahui sebagai bulan perayaan Halloween yaitu pada tanggal 31 Oktober. Perayaan Halloween biasanya dikenal dengan kultur menyeramkan yang berkaitan dengan hantu, cerita misteri, pembunuhan dan cerita-cerita menyeramkan lainnya yang bertemakan Horror.
Pada perayaan Halloween, biasanya orang-orang akan menggunakan kostum atau aksesoris bernuansa menyeramkan seperti kostum hantu atau karakter-karakter dalam film Horror.
Biasanya, orang-orang mengetahui bahwa film Horror itu selalu berkaitan dengan hantu atau juga kisah mistis.
Padahal, film Horror juga memiliki Sub-genre yang lain seperti thriller, film sadis pembunuhan, misteri, atau berkaitan dengan film seperti adanya sebuah komunitas perkumpulan orang-orang sesat yang memiliki kepercayaan sendiri yang biasanya orang-orang ini tidak terjamah oleh peradaban.
Mereka tinggal di pedesaan, memiliki kultur sendiri, perayaan sendiri dan kepercayaan sendiri dengan melakukan ritual-ritual yang dibawa dari leluhur mereka sampai sekarang. Film Horror dengan adanya karakter orang-orang itupun disebut dengan Folk Horror.
Melansir Kanal Youtube Cine Crib pada tanggal 25 Oktober 2022, merekomendasikan 5 Film Folk Horror yang paling bikin merinding, yang cocok ditonton pada saat perayaan Halloween di 31 Oktober mendatang.
Midsommar
Film Midsommar mengulas film bergenre horror yang diproduksi oleh Amerika Serikat-Swedia yang rilis pada 11 September 2019 yang disutradarai oleh Ari Aster.
Lembaga Sensor Film (LSF) awalnya sempat menolak film Midsommar karena tidak lulus sensor. Namun kemudian dirilis internasional pada 3 Juli 2019 dengan batas usia 21 tahun keatas.
Film Midsommar menceritakan tentang perkumpulan teman yang menghadiri festival langka di Swedia yang diadakan setiap 90 tahun sekali.
Baca Juga: Viral! Cerita Horor Perempuan Melahirkan Seorang Anak di RSUD Soreang yang Sudah Lama Pindah
Mereka pergi menghadiri pertengahan musim panas (Midsommar) di desa leluhur temannya, Pelle. di Halsingland, Swedia.
Film ini bisa membuat para penonton menganga tidak percaya karena orang-orangnya yang aneh. Ritual di pedesaan mereka juga aneh dan menjadi misteri yang bukan biasa.
Mereka yang datang ke Swedia wajib mengikuti ritual ini dari awal sampai akhir.
Ritual pertama yaitu ada Attestupa, upacara yang mewajibkan jika para tetua desa sudah tua, itu artinya usia mereka sudah diambang batas kematian. Meskipun keadaan mereka masih sehat, tetap saja mereka diwajibkan untuk menghabisi diri mereka sendiri. Hal itu dipercaya pada saat tetua di desa sudah menginjak usia 72 tahun itu artinya mereka harus mati dengan cara melompatkan diri mereka dari atas tebing.
Yang menjadi merinding dan sangat aneh dalam cerita tersebut adalah, ketika pasangan tetua ini salahsatunya yang tetua lelaki tidak mati bahkan saat sudah melompat dari tebing, warga desa mendesah menirukan dengan suara kesedihan mereka penderitaannya dan memukul kepala tetua itu beberapa kali dengan palu besar hingga meninggal.
Pada saat ritual Attestupa itulah, pertemanan mereka pun mulai pecah. Begitupun kedepannya, masih banyak ritual-ritual aneh yang ada pada film Midsommar ini yang akan membuat penontonnya merinding tidak berhenti karena terheran-heran, meskipun dibalut dengan keindahan para pemainnya dan juga keindahan Swedia.
Tag
Berita Terkait
-
Viral! Cerita Horor Perempuan Melahirkan Seorang Anak di RSUD Soreang yang Sudah Lama Pindah
-
Mitos dan Sejarah Halloween, Kultur Horor yang Bertahan Lama sampai Kini
-
Kisah Horor, Teror Hantu Penghuni Rumah Tua di Bandung
-
BIKIN MERINDING! Kisah Horor Mahasiswa Dipelototi Hantu Nenek-nenek di Toilet Kampus
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Gagal Berhaji Lewat Jalur Belakang, 13 WNI Dicegat Imigrasi di Bandara YIA
-
Dominasi AION UT Bayangi Kompetitor Segmen Hatchback Listrik Tanah Air
-
4 Pilihan Sepatu Lari Diadora di Sports Station, Harga Diskon Cuma Rp300 Ribuan
-
Rayakan 10 Tahun Debut, I.O.I Ungkap Rindu Mendalam di Lagu Baru 'Suddenly'
-
PKB Sambut Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen: Kami Sudah Konsisten
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
-
Sapi Jumbo Prabowo Ngamuk di Surabaya, Seruduk Bocah hingga Bikin Panik Warga!
-
Keuntungan Timnas Indonesia Tanpa Pemain Abroad di Piala AFF, John Herdman Kasih Bocoran
-
Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja
-
Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun, Dukung Fiskal Nasional