SuaraSoreang.id - Kehidupan rumah tangga pasangan selebritis Rizky Billar dan Lesti Kejora masih menjadi sorotan publik setelah kasus KDRT Rizky Billar terhadap Lesti Kejora mencuat sebulan yang lalu.
Namun, Pasangan Rizky Billar dan Lesti Kejora masih belum berani tampil dihadapan publik walaupun kasus KDRT yang menimpanya telah berakhir dengan jalan damai.
Kali ini, beredar cuplikan video muncul berupa candaan mengenai topik kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dibahas oleh kakak Rizky Billar, yakni Bobby Rahma.
Hal yang tak terduga itu muncul dalam sebuah pyongan video yang diunggah dalam kanal Youtube Hot Shot SCTV pada 2 November 2022.
Dalam video tersebut tampak Bobby Rahma berbincang-bincang dengan pria lain dan ibunya yakni Rosmala Dewi, mereka nampak bercengkrama dan membahas perkara tentang KDRT dengan candaan.
Dalam percakapannya mereka menyebut jika ancaman fisik dan sikap keras dalam rumah tangga merupakan hal biasa, terlebih lagi bagi orang medan seperti mereka.
Lanjut Bobby berpendapat bahwa hal tersebut merupakan suatu proses yang membuat pasangan rumah tangga menjadi semakin dewasa.
"Semakin banyak bertengkar berarti kita semakin dewasa gitu aja. Dibanting-banting," jelas Kakak Rizky Billar.
Masih dalam candaan Bobby menegaskan bahwa hal tersebut biasa bagi orang medan.
Baca Juga: Rizky Billar dan Lesti Kejora Mungkin Pisah Ranjang, Ini Hasil Penerawangan Denny Darko
"Orang Medan biasa begitu. Eh kau pukul nanti ya, tapi nggak pukul-pukul," lanjutnya.
Hal yang tak terduga adalah timpal dari sang ibu yang ada di situ dengan merespons ucapan Bobby dengan tertawaan.
Video tersebut sontak dikomentari para netizen yang memenuhi kolom komentar dengan beragam pendapat.
"Sebagai kakaknya billar seharusnya jgn lagi menyinggung soal itu,, kalian gak sadar dr perbuatan adiknya karir lesty jd korban,padahal lesty gak salah,,, ibaratnya Klian yang makan nangka getah nya kena ke orang," tulis netizen @nur****.
"Ya Allah kok di buat candaan biasanya bersyukur lesti sdh mencabut laporannya,” ujar salah seorang warganet @mag****.
“Bukan nya ngademin ocehan Kaka" nya ga bener," tulis @youtu****,
Berita Terkait
-
Rizky Billar dan Lesti Kejora Mungkin Pisah Ranjang, Ini Hasil Penerawangan Denny Darko
-
Keji! Ferdy Sambo Terlihat Senyum saat Mendengar Ungkapan Ayah Brigadir J tentang Perasaan Mengetahui Anaknya Dibunuh
-
Diminta Buka Aib Luna Maya, Denise Chariesta 'Jejak Digital Dia Lebih Parah'
-
Serius, Ria Ricis Gandeng Google Asia untuk Mengembalikan Akun Youtube yang Sempat Diretas
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
Terkini
-
Cari Lip Gloss Bagus? Ini 5 Pilihan Under Rp100 Ribu yang Bikin Bibir Cantik dan Lembap
-
Beda Cushion Skintific Biru dan Pink, Ini Perbandingan Coverage dan Finish-nya
-
Bantah Terlibat Kasus Suap Impor Bea Cukai, Pertemuan Raffi Ahmad dan Blueray Terjadi di New York
-
Klaim Bawa Kabar Gembira ke Istana, Kepala BGN Mau Lapor Efisiensi Anggaran ke Prabowo
-
Film Colony dan Kaitannya dengan Sains yang Hilang Nurani dan Moralitas
-
Iuran BPJS Gak Jadi Naik, Pemerintah Guyur Rp20 Triliun Demi Tambal Defisit
-
Sedikit Bocoran Gameplay Resident Evil Veronica, Mirip RE 2 Remake
-
Daftar 18 Kandang Tim Super League 2026/2027, Persija Pakai Dua Stadion Ini
-
SPPG Lamongan Dilego Rp1,5 Miliar, Konflik Internal Jadi Penyebab
-
Tak Harus Jadi Peneliti: Bagaimana Citizen Science Ajak Warga Dokumentasikan Keanekaragaman Hayati?