/
Selasa, 08 November 2022 | 21:54 WIB
Ilustrasi perbudakan, kisah tragis perbudakan zaman dulu (Yt Jurnal Kriminal Official)

Pataseka memiliki tinggi 218cm, berbadan kekar dengan fisik yang sehat. Maka, para majikan percaya bahwa Pataseka dapat memperbaiki keturunan para budak. Sehingga harga Pataseka sangat mahal untuk dibeli oleh majikan dalam tugas memproduksi anak.

Sejarah Pataseka yang hidup dari tahun 1829-1958 dia telah memiliki lebih dari 250 anak yang sehat dan hidup. Hal ini membuktikan bahwa hampir 30% penduduk warga di daerah yang bernama Villa Santa di wilayah Sao Carlos adalah keturunan dari Pataseka.

Karena kinerjanya ini, Pataseka menjadi berbeda dengan budak-budak lain yang dipekerjakan di ladang dan dibiarkan tidur seadanya di tempat kerja. Pataseka ditugaskan untuk menjaga kuda di pertanian dan menjadi penunggang kuda.

Ia juga menjadi asisten dari majikannya sebagai pengantar surat, sehingga ia harus menempuh perjalanan sepanjang 30km.

Pekerjaan tersebut adalah pekerjaan sampingan dari Pataseka, karena pekerjaan tetapnya adalah masih harus untuk memproduksi anak.

Sehingga, untuk menjaga kesehatan dan stamina Pataseka para majikan memberinya makan-makanan yang lebh baik. Seperti daging, buah, sayur dan telur.

Pada saat itu, Pataseka jatuh cinta kepada seorang wanita dan majikannya pun mengizinkannya untuk menikah. Istrinya juga diperbolehkan untuk tinggal dengannya di rumah majikan. Pataseka dikaruniai 9 orang anak dari pernikahannya namun meskipun sudah menikah, majikannya tetap menyuruh Pataseka untuk bermalam dan meniduri budak-budak wanita lain yang terpilih karena itu tetap tugas utama dari Pataseka.

Pekerjaan Pataseka sebagai budak pejantan terbaik yang harus tetap meniduri wanita budak lain bertahan sampai usianya 90 tahun. Karena sejak 90 tahun Pataseka dinyatakan sudah tidak lagi memiliki benih yang bagus, akhirnya ia pun berhenti.

Pataseka hidup sampai usia 130 tahun dan akhirnya meninggal pada 17 Januari 1958 dengan keterangan yang bertuliskan disebuah dokumen bahwa Pataseka meninggal karena serangan jantung dan juga mengalami kepikunan.(*)

Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Siapkan Pengajuan Damai, Anne Ratna Mustika Yakin Ingin Cerai

Sumber: Kanal Youtube Jurnal Kriminal Official

Load More