SuaraSoreang.id – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika ungkap jika Dedi Mulyadi kasar. Hal inilah yang menjadi alasannya untuk gugat cerai mantan Bupati Purwakarta dua periode itu.
Ambu Anne mengaku jika dirinya mendapatkan kekerasan verbal, dimana kekerasan ini termasuk dalam kategori KDRT psikis.
Bahkan, Ambu Anne mengakui jika dirinya telah mendapatkan kekerasan verbal sejak beberapa tahun terakhir. Namun, baru bisa membuat sekarang.
Diketahui, kekerasan verbal memiliki jenis yang beragam. Contohnya seperti berkata kasar, memanipulasi, merendahkan, menyalahkan, kritik berkelanjutan dan semacamnya.
Selain itu, Ambu Anne juga menuntut soal nafkah lahir dan batin pada Dedi Mulyadi yang telah lama tidak dipenuhi.
Ambu Anne menilai jika Kang Dedi Mulyadi sebagai suami tidak menjalankan perannya sesuai syariat Islam.
"Kebutuhan batin itu tidak melulu urusan ranjang, namun perlu seorang istri itu diberikan kenyamanan dan ketenangan hati agar seorang istri merasa dihargai oleh suaminya," ungkap Ambu Anne seperti dikutip Suara Purwasuka usai sidang keempat, Rabu (2/11/2022) lalu.
Dedi Mulyadi Bantah soal KDRT Psikis
Menanggapi tuduhan kekerasan verbal yang dilakukannya pada Ambu Anne, Dedi Mulyadi malah merujuk ciri-ciri korban KDRT pada undang-undang.
Kang Dedi menilai jika Ambu Anne tak seperti korban yang telah ditentukan undang-undang.
Menurutnya, ciri-ciri korban KDRT psikis menutur UU di antaranya murung, kepercayaan diri yang hilang, dan tidak bisa ambil keputusan.
Kang Dedi mengatakan jika Ambu Anne tidak memenuhi ketiga syarat itu. Sebab Ambu Anne terlihat tetap percaya diri dan bisa mengambil keputusan sebagai seorang Bupati Purwakarta.
"Ambu Anne sangat pede mengambil keputusan sebagai Bupati Purwakarta," kata Dedi Mulyadi, dikutip dari kanal Youtube KDM Channel, Jumat (18/11/2022).
Maula Akbar pernah jadi Korban Kasarnya Dedi Mulyadi?
Putra sulung Dedi Mulyadi, Maula Akbar alias A Ula sempat mengalami gangguan psikologis berupa rasa trauma.
Hal ini disebabkan sikap Dedi Mulyadi pada sang anak dengan sering memberi tekanan dan memarahinya.
"Kenapa sering marahi dia? misalnya kalo saya suruh, aa nyuruh lagi, selalu saya tegur itu gak boleh," ungkap Dedi Mulyadi di kanal youtubenya.
Tag
Berita Terkait
-
Ambu Anne Akui Jadi Korban KDRT Psikis, Dear Dedi Mulyadi Ini Jenis Kalimat Kekerasan Verbal, Pernah Melakukannya?
-
Ini yang Ambu Anne Butuhkan, Dedi Mulyadi Malah Tolak Bilang Cinta, Beda Love Languange?
-
TERUNGKAP! Sosok Orang Ketiga di Balik Ambu Anne Gugat Cerai Suaminya, Dedi Mulyadi Geram Tindakan Guru Ngaji Soal Air Doa untuk Melupakannya
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem
-
Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler