SuaraSoreang.id - Seorang pemuda asal Kel. Babatan, Kec. Katibung, Lampung Selatan ditangkap polisi karena aksi bejatnya menyetubuhi ibu dan adik kandung sendiri.
Tersangka yang berinisial ST tersebut adalah pemuda yang baru berumur 19 tahun yang merupakan seorang pengangguran, pemabuk dan hobi menonton film 'biru.'
Perbuatan tak senonoh itu terbongkar, ketika adik kandungnya mengeluh kepada tetangga bahwa kelaminnya sakit saat buang air kecil.
Tetangga yang juga melihat si adik menahan kesakitan, lantas menanyai penyebabnya kepada gadis kecil yang masih berusia 7 tahun tersebut. Si adik lantas mengaku telah disetubuhi oleh kakak kandungnya.
Mendengar hal itu, tetangga segera melaporkannya kepada pamong desa. Lantas bersama-sama dengan sang ibu kandung melapor ke Polsek Katibung.
Laporan kasus pemerkosaan yang dilakukan ST diterima oleh Polsek Katibung pada hari Senin (19/12/2022) sekitar pukul 12.00 WIB.
Meskipun sempat kabur, ST akhirnya berhasil ditemukan oleh pihak kepolisian di tempat persembunyiannya untuk segera dibawa ke kantor Polsek Katibung.
Seperti dalam keterangan pers yang diposting oleh Lampung TV, AKP Aos Kusni Palah mengatakan bahwa ST menyekap adik kandung dan menyetubuhinya di dalam kamar.
"Modus operandinya dengan cara mengurung adik kandungnya di dalam kamar, kemudian pelaku melakukan persetubuhan terhadap adik kandungnya sendiri sebanyak dua kali," terang AKP Aos Kusni Palah, Senin (26/12/2022).
Tak hanya si adik, ST juga diketahui pernah menyetubuhi ibu kandungnya sendiri sebanyak dua kali. Tepatnya pada tahun lalu, 2021 dan pada pertengahan tahun 2022.
Saat diinterogasi, ST mengakui semua perbuatannya kepada pihak kepolisian. Ia bahkan menceritakan lokasi saat menyetubuhi sang ibu dan adiknya.
"Di kamar satu, di deket teras kamar satu," jawab ST.
Perbuatan tak senonoh ST itu dilakukannya karena ia marah saat sang ibu menolak memberinya uang. Ia bahkan sempat mengusir ibunya dari rumah.
ST juga mengaku mengancam akan membunuh ibunya saat melakukan pemaksaan hubungan badan tersebut.
Namun akhirnya sang ibu dibantu oleh pamong desa dan warga setempat, melaporkan perbuatan ST karena sudah tak tahan. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI
-
Beda Hari, Kekecewaan Muhammadiyah Sukabumi Usai Izin Salat Id di Lapang Merdeka Tak Dikabulkan
-
Bomber Timnas Bulgaria Sudah Gatal Ingin Injak Rumput Stadion GBK
-
Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif
-
Harga Termurah! Promo Spesial Idulfitri Khusus Pulau Jawa dari Alfamart
-
Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
-
Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura
-
Hasil Sidang Isbat Lebaran 2026 Diumumkan Jam Berapa? Ini Jadwal Resminya
-
Lebaran dan Tradisi: Antara Rindu, Ritual, dan Makna yang Selalu Kembali
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Sedih dan Menyentuh Hati Mengingatkan Kita Tentang Kehilangan Ramadan