SuaraSoreang.id - Salah satu ahli ekonom Indonesia diserang netizen saat mengkritik Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terkait banjir di Semarang.
Ialah Rizal Ramli yang mencoba kritik dan ingatkan Ganjar Pranowo terkait datangnya banjir yang telah merendam beberapa wilayah di Semarang baru-baru ini.
Selain mengkritik tentang langkah Ganjar yang dirasa kurang tanggap, Rizal mengatakan bahwa Gubernur Jateng itu tidak mengindahkan peringatan dari Ketua Umum Partai (Ketum) PDIP, Megawati.
Menurut Rizal, peringatan terkait banjir Semarang sudah jauh-jauh hari diprediksi oleh Megawati, bahkan dari dua tahun yang lalu.
Namun seolah Ganjar Pranowo tidak mendengarkan peringatan tersebut dan akhirnya Semarang terendam banjir lagi untuk kesekian kali.
"Pangeran Tik-Tok kemana aja? Padahal Mbak Mega sudah sejak 2 tahun yg lalu ingatkan potensi banjir Semarang @PDI_Perjuangan," tulis Rizal, Senin (2/1/2023), seperti dilansir dari bandung.suara.com
Kritikan pedas Rizal Ramli itu kemudian ditanggapi oleh beberapa netizen yang nimbrung dan meradang karenanya.
Menanggapi kritikan tersebut, seorang netizen mengatakan bahwa banjir di Semarang dapat segera teratasi dan surut lebih cepat karena fungsi pompa beroperasi secara maksimal.
"Semarang diguyur hujan tanpa henti 24 jam mbah. Wajar kl airnya spti itu. Tapi, dlm waktu kurang dari 24 jam, sdh pulih sprti sedia kala. Seluruh pompa beroperasi. Lihat! Kalau gak pernah ke semarang, gak usah mangap. Ini aku yg warga semarang yg videoin," kata netizen lainnya.
Baca Juga: 5 Potret Ulang Tahun Zayn dan Zuney, Anak Kembar Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda
Bahkan, beberapa netizen lain justru mengkritik balik Rizal Ramli dan membandingkan perilakunya saat terjadi banjir di Jakarta beberapa tahun lalu.
Rizal Ramli dianggap tidak adil karena hanya mengkritik Ganjar dan sama sekali tidak mengkritik Anies Baswedan saat masih menjabat menjadi Gubernur Jakarta waktu itu.
"Pak kemana ketika banjir Jakarta?," tanya seorang netizen.
"Maaf pak, saya mencari di google apakah ada momen anda mengkritik Pak Anies ttg banjir Jakarta Januari 2020 dan Februari 2020, ternyata gk ada. Yg ada banjir di atas, anda mengkritik Pak Jokowi. Anda sbg pengkritik jgn menerapkan standar ganda. Bnr2 barisan sakit hati Krn di pecat," kata netizen lainnya. (*)
Sumber: Artikel ini sebelumnya telah tayang di bandung.suara.com berjurul Jangan Kritik Ganjar Pranowo Soal Banjir Semarang, Rizal Ramli aja Dibuat 'Babak Belur'
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Sudah Medical Check Up, Tapi Kapan Terakhir Kali Melakukan Financial Check Up?
-
Semua Potensi SAR Telah Dikerahkan Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
-
Penyebab Belum Diketahui, Begini Kronologi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II
-
Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri
-
Leo/Daniel Juara Taipei Open 2026, Selamatkan Wajah Indonesia Usai Taklukkan Malaysia
-
Bagaimana Cara Cek Kondisi Mesin Motor Bekas? Ini 5 Opsi Cocok untuk Antar Jemput Anak Sekolah
-
Beli Tiket Konser dan Fun Run Lewat Fitur Lifestyle BRImo, Hemat hingga Rp100 Ribu
-
Love Local 2026, Ajang Merayakan Inovasi Beauty Buatan Indonesia
-
Spider-Man: Brand New Day dan Awal Era Mutan di Marvel Cinematic Universe
-
5 Syarat dan Cara Dapat Subsidi Mobil Listrik dari Pemerintah