SuaraSoreang.id - Cuitan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menanggapi kritikan netizen soal transportasi publik dan pembangunan Masjid Al Jabbar dianggap blunder oleh netizen. Netizen mempertanyakan apakah pria yang kerap disapa Kang Emil itu takut dikritik masyarakat?
Dalam cuitannya di Twitter pada tanggal 4 Januari 2023 itu, Kang Emil menyampaikan pendapatnya mengenai netizen julid.
“Kenapa netizen pada julid suka ngerujak? Ya itulah masalah kita bersama. Bahkan juara terkasar se Asia Pasifik.
Tipe begitu ada di kelompok mana-mana. Pemilik akun tidak ada daya mengontrol jempol follower.
Yang ada adalah konsisten mengedukasi agar selalu sopan penuh adab.”
Sontak saja cuitan tersebut mengundang reaksi dari para netizen. Pasalnya, banyak netizen menyadari bahwa Kang Emil sedang mengomentari pendapat salah satu netizen mengenai urgensi pembangunan Masjid Al Jabbar alih-alih perbaikan transportasi publik di Jawa Barat yang dinilai belum memadai.
Netizen menunjukkan kekecewaannya terhadap cuitan Kang Emil tersebut.
“Kok blunder sih kang. Kalau kritik sampai kasar ya iya jahat, tapi kalau kritik transportasi publik yang emang ancur, jembatan penyebrangan sepanjang soekarno hatta gaada. Gausah sampe krl deh usahakan semacam bus TJ yang armada banyak dan trayeknya luas.”
“Pak, fokus kritikan netizen adalah persoalan mass transport Bandung Ibukota Jabar yang masih jauh tertinggal dibandingkan New York, Singapore, not even Jakarta, Solo, and Yogyakarta. Please just focus on this topic. Gak usah bawa roastingan, apalagi lintas medsos.”
Baca Juga: Penuh Haru, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Bawa Sang Ibu Melihat Masjid Al Jabbar
“Terus kang, kenapa takut dikritik masyarakat? Akang bagian dari golongan yang senang di puja puji yah. Masa senang dipuji doang, giliran dikritik netizen diam saja yah kang. Biar followersnya yang maju.”
“Betul kang sudah tau follower (follower akang terutama) tidak dapat dikendalikan, kenapa atuh ini yang mengkritik di twitter diumpan ke IG segala mana captionnya sama hashtagnya mengundang orang buat merundung?”
Sebelumnya, Ridwa Kamil mendapat kritikan sekaligus pertanyaan dari pemilik akun @outstandjing mengenai urgensi pembangunan Masjid Al Jabbar, sementara layanan transportasi publik di Jawa Barat sendiri butuh perhatian yang lebih.
Komentar sekaligus kritikan tersebut diunggah Kang Emil ke Instagram, yang langsung mendapat dukungan sekaligus rujakan dari pengikutnya. (*)
Sumber: Twitter @ridwankamil / 4 Januari 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Polisi Sita Parang hingga Golok Jelang Aksi Ribuan PSHT di Surabaya
-
Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online
-
Semangat Brasil di Dunia Fashion, Dari Pantai Copacabana hingga Hutan Tropis Jadi Inspirasi Gaya
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?
-
Dana Pihak Ketiga Melonjak, Efisiensi Biaya Bikin BRI Makin Perkasa
-
Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan
-
Bukan Buang Uang, Bea Cukai Ungkap Alasan Pabrik Sawit Dapat Fasilitas Khusus Kawasan Berikat
-
Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan
-
5 Sunscreen Anti Aging Terbaik untuk Mencegah Kerutan di Usia 30-an sesuai Review dan Harga
-
Febri Diansyah Sebut Penahanan Eks Jampidsus Tak Sah, Bakal Ajukan Praperadilan?