SuaraSoreang.Com - Pandarawa Group menjadi sorotan di sosial media, aksi bersih-bersih sampah yang di publish di sosial media mengundang perhatian publik.
Publik mempertanyakan bahwa apakah benar aksi ini di inisiasi karena itikad peduli, atau hanya sebatas konten untuk mendapatkan Viewers dan merupakan pembodohan publik.
Salah satu netizen mengomentari hal tersebut melalui Akun sosial media Instagram milik Pandawara "Dibilang pembodohan publik, ngapain apresiasi kek gini, orang berlima cuma ngobok-ngobok sampah, mending kritik pemerintah dan petugas kebersihan" ucap gilang.
Melalui kanal youtube Deny Soemargo, Pandawara menuturkan bahwa aksi ini berangkat dari inisiatif dan kepedulian karena sering mengalami kebanjiran diwilayah domisili mereka.
Sebelum aksi ini di publish di sosial media, mereka sudah melakukan aksi bersih-bersih sungai dan sampah tersebut, tidak hanya itu hal ini di buktikan dengan itikad sendiri untuk mendanai secara keperluan teknis dan operasional aksi.
"Tidak ada pihak yang turut andil, ini murni inisiatif kami berlima, awalnya kami patungan 400 rb untuk kebutuhan biaya membeli perlengkapan trash bag, bensin dan biaya operasional, sehari bisa nyampe 800 rb" ucap Agung.
Aksi bersih-bersih sampah tersebut bisa di diselesaikan paling cepat 2 jam paling lama 2 hari, Pandawara juga menuturkan bahwa mereka masih memiliki keterbatasan alat seperti perahu dan dermaga apung.
Meski banjir belum dapat di tanggulangi dan logikanya mustahil, Pandawara tetap Optimis bahwa Indonesia bisa tanpa sampah,
" Bukan sepenuhnya salah pemerintah, masyarakat juga jauh dari kata sadar, ga usah nyalahin siapa-siapa ini cuma masalah kesadaran" Ucap Rifki.
Baca Juga: Maju Caketum PSSI, Erick Thohir Singgung Tangan-tangan Kotor di Sepak Bola Indonesia
Menariknya, aksi ini turut mengundang inisiatif pemuda-pemuda yang berada di luar Jawa Barat, Aceh hingga Bali untuk lebih peduli dengan kebersihan dan sampah.
Pandawara menuturkan bahwa tujuan dari aksi mereka bukan lah konten, mereka tidak fokus terhadap itu karena tujuan utamanya adalah memberikan contoh, teladan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.
"Endingnya kita berenti untuk buat konten, karena udah kehabisan konten, kita ga ngejar ke situ, BUMN kemarin hubungin kita minta buat campaign itu"
Aksi Pandawara turut mendapat perhatian dari pihak Pemerintah mengenai tawaran kerja sama, dari BUMN, Pemerintah Jawa Barat serta Menteri Lingkungan Hidup, hal ini sontak mengundang komentar decak kagum dari para warganet.
"Ini baru konten bermanfaat Wahai 5 pria muda...ortu kalian pastinya bangga sudah memiliki kalian Teruskan semangat positif kalian Semoga selalu lancar segalanya dlm hidup kalian Aamiin" komentar warganet"
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Tutorial Wangi Bunga Sepanjang Hari: Biar Bau Opor Gak Nempel di Baju Lebaran Kamu
-
Imsak Palembang Hari Ini 17 Maret 2026, Jangan Sampai Terlewat Batas Sahur
-
Imsak Bandar Lampung 17 Maret 2026 Jam Berapa? Catat Batas Sahur dan Jadwal Salat Hari Ini
-
Imsak Jakarta 17 Maret 2026 Jam Berapa? Catat Batas Sahur dan Jadwal Salat Hari Ini
-
Mudik Bukan Lagi Pilihan Utama? Banyak Keluarga Pilih Rayakan Lebaran dengan Staycation di Hotel
-
Promo Alfamart Sumsel! 7 Paket Snack Mudik Murah, Ada Tango dan Marjan Hanya Rp40 Ribuan
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic
-
48 Ribu Pemudik Sudah Menyeberang ke Sumatera, Merak-Bakauheni Mulai Dipadati Kendaraan
-
iNews TV Dijatuhi Sanksi oleh KPI, Buntut Pernyataan Abu Janda di 'Rakyat Bersuara'