SuaraSoreang.id - Iming-iming penghasilan melalui penukaran gift dari sistem aplikasi Tiktok semakin tidak wajar.
Pasalnya, sistem tersebut justru disalahgunakan oleh para Tiktokers yang memanfaatkan belas kasihan orang hanya demi duit.
Salah satunya adalah Tren Mandi Lumpur atau Tren Guyur Air Bak. Di mana mayoritas, justru yang melakukannya adalah orang tua hingga nenek-nenek.
Biadabnya, beberapa Tiktokers yang melakukan live tersebut justru dipandu oleh anak hingga cucunya sendiri.
Sehingga kuat dugaan bahwa 'ngemis online' ini adalah salah satu bentuk eksploitasi.
Salah satu contohnya adalah live Tiktok yang dilakukan oleh akun TM Mud Bath atau @intan_komalasari92 beberapa waktu lalu.
Live Mandi Lumpur yang ia lakukan kemudian dibagikan ulang oleh akun Tiktok Panggil Saya Ndut atau @pejuangsikspack
Dalam video tersebut terlihat seorang nenek yang diduga adalah nenek dari pemilik akun dipaksa untuk berendam di kubangan lumpur dalam bak yang diisi air.
Selanjutnya si nenek akan mengguyur dirinya sendiri apabila ada orang atau penonton yang memberikannya gift.
Baca Juga: Menpora Resmi Maju, Ini Daftar Lengkap Calon Ketum, Waketum dan Exco PSSI 2023-2027
"makin parah! detik-detik nenek mandi lumpur kencing di kolam karena kebelet tapi gak dibolehin pergi sama cucunya," caption dalam video tersebut.
Selanjutnya, si nenek bahkan buang air kencing langsung dalam bak itu, sekaligus mengguyur dirinya dengan air kembali.
"nenek mau pipis dlu nak dah kebelet gak tahan...," kata si nenek meminta izin.
Tetapi ada suara seorang laki-laki di balik kamera yang diduga adalah cucunya menyarankan untuk kencing di dalam bak tersebut.
"Oh nggak papa? ya udah...," kata si nenek dalam video. (*)
Sumber: Tiktok Panggil Saya Ndut atau @pejuangsikspack
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN