SuaraSoreang.id – Android Package Kit (APK) serta link phising ini marak terjadi,pasalnya ada sebanyak 493 orang mengalami kerugian sebesar Rp12 Miliar.
Pelaku yang berjumlah 13 orang tersebut memiliki peran yang berbeda,ada yang sebagai agen database,develover APK,social engineering,penguras rekening,dan pemeran penarikan uang.
Bareskrim Polri pun menjelaskan pelaku kejahatan memodifikasi aplikasi tersebut, salah satunya dengan cara pelaku bertransaksi dengan para korban,dan pelaku mengirimkan bukti pengiriman berupa link phising kepada para korban,para korban tersebut pun mengklik link phising tersebut yang otomatis masuk kedalam Aplikasi/Web yang sudah dimodifikasi oleh para pelaku.
Dengan cara seperti itu terbukti pelaku bisa menjebol data para korban dari mulai username,password dan lain-lain.
Pihak BRI pun terus mengawal jalannya kasus ini “Pengungkapan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk terus berhati-hati atas berbagai modus penipuan yang saat ini kian marak terjadi di masyarakat. Sekaligus menjadi penanda atas keseriusan BRI untuk menangani kasus ini bersama para pihak terkait,” ucap Direktur Manajemen Risiko BRI, Agus Sudiarto.
Pihak Bareskrim Polri pun untuk mengingatkan untuk terus memperketan system mereka “kami mengingatkan juga kepada rekan-rekan perbankan untuk memperketat lagi supaya mereka tidak mudah bobol sistem yang ada di mereka,” kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, di Jakarta (19/01/23).
Tag
Berita Terkait
-
Direktur Manajemen Risiko: BRI Imbau Nasabah agar Senantiasa Hati-hati Dalam Lakukan Transaksi Finansial
-
BRI Terus Lakukan Edukasi Pencegahan Modus Penipuan yang Disebarkan Melalui Berbagai Saluran Komunikasi
-
Hati-hati Kejahatan Perbankan, Begini Modusnya
-
Kasus Doni Salmanan Terkait Penipuan Investasi Berlanjut Usai 7 Bulan Berlalu
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Simak! Inilah 5 HP Xiaomi Terbaik 2026 dengan Spek Dewa dan Harga Merakyat
-
BEI Gembok Wanteg Sekuritas, Nasabah Tidak Bisa Transaksi
-
31 Kode Redeem FC Mobile 25 Februari 2026, Klaim Dunga dan Voucher Gratis
-
Jangan Lewatkan Perpaduan Manis-Pedas di Menu Baru Wingstop "Iftar Spice" yang Bikin Nagih
-
5 Rekomendasi Lipstik Pink yang Elegan dan Bikin Awet Muda
-
LPS Tuntaskan Likuidasi BPR Prima Master Bank, 88 Persen Rekening Nasabah Sudah Dibayarkan
-
4 Zodiak Paling Beruntung 25 Februari 2026, Cancer Banjir Cinta dan Kasih Sayang
-
Menhub Pastikan Diskon Tiket Pesawat Libur Lebaran 2026 Tak Kuras Kantong Maskapai
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Menhub Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di 18 April