SuaraSoreang.id - Usai menuturkan kondisi perjalanannya merawat sang ibunda selama belasan tahun, Tiko mendapatkan kesempatan untuk melakukan sebuah test psikologi.
Anak Ibu Eny diminta menebak salah satu gambar dari tiga pilihan gambar yang disediakan oleh Liza M. Djaprie, M.Psi, CH. yang juga seorang psikolog.
Gambar yang ditunjukkan Liza memperlihatkan sketsa tiga orang manusia yang terdiri dari laki-laki, perempuan dan seorang anak kecil.
Masing-masing gambar memiliki penampakan yang berbeda seperti berikut ini:
Dari ketiga gambar tersebut di atas, Pulung Mustika Abimanyu atau Tiko lantas disuruh memilih nomor mana yang menunjukkan bukan keluarga asli.
Usai memperhatinkan gambar, Tiko lantas memilih nomor 3.
"Dari sisi psikologis, apapun kejadian yang kita alami nggak mungkin nggak ada dampaknya. Tapi memang kadang-kadang tidak kita sadari, kenapa? Karena beda ya kalau fisik kan kalau kepentok darahnya lebam langsung kelihatan, kalau psikologis itu ada di dalam gitu," jelas Liza, Jumat (3/2/2023).
Perempuan itu lantas mengatakan, terkait gambar yang memperlihatkan bukan keluarga asli adalah pilihan nomor dua.
Hal ini dikarenakan, mereka tampak seperti tiga orang asing yang jalan sendiri. Tidak ada satu pun dari ketiganya yang terlihat bersentuhan secara fisik.
Baca Juga: Mulan Jameela Bikin Heboh Mendadak Cium Ahmad Dhani di Konser Dewa 19
Sehingga nampak tidak ada ikatan emosional apapun, bahkan lebih cenderung seperti acuh tak acuh satu sama lain.
Sedangkan terkait dengan pilihan Tiko yang jatuh pada nomor tiga, Liza menjelaskan bahwa justru gambar tersebut memperlihatkan kondisi keluarga yang paling harmonis.
"Tapi kalau kamu mengatakan bahwa ini (nomor 3) adalah keluarga tidak asli, biasanya dipilih sama orang-orang yang memang punya pengalaman hidup dalam keluarga yang disfungsional gitu," ungkap Liza.
Ia menjelaskan bahwa kondisi Tiko yang terlihat kuat di luar, bisa saja sejatinya punya trauma terkait latar belakang keluarga yang disfungsional.
Sehingga alam bawah sadarnya mempengaruhi pemuda 23 tahu itu untuk memilih gambar ketiga dan mengira bahwa itu bukan keluarga asli.
Karena hal tersebut, Liza memberikan saran kepada Tiko perihal hasil test psikologi bahwa anak alm.Pak Herman harus hati-hati dan belajar untuk menyadari adanya trauma itu.
"Catatan aja karena kenapa karena trauma-trauma di masa lalu yang tidak kita urus dengan baik itu, biasanya nanti akan berlanjut terus bahkan nanti ketika kamu sudah berkeluarga," jelasnya. (*)
Sumber: Youtube Orami Entertainment berjudul Hasil Test Psikolog Tiko I Buka Bukaan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, Bendera Raksasa Berkibar di Tebing Lembah Harau Sumbar
-
WN Korea Ditangkap di Soekarno-Hatta, Coba Selundupkan 8 Biawak Langka ke Seoul
-
Wali Kota Ingin Cepat Bangun Jembatan Siak V dan Jalan Lingkar Pekanbaru
-
Miris! Potret Upacara HUT RI di Tengah Kepungan Karhutla Sumsel
-
5 Pekerja Tewas Tertimbun, Polisi Tutup Total Tambang Emas Ilegal di Pohuwato
-
Vladimir Putin Ucapkan Selamat HUT ke-81 RI, Singgung Hubungan Terkini Moskow dan Jakarta
-
Detik-detik Gempa Mengguncang Saat Upacara HUT RI di Ende, Peserta Berhamburan Selamatkan Diri
-
Istana ke Rakyat: Pidato Prabowo soal Susanah Pengupas Bawang Jangan 'Digoreng'
-
Kain Majun untuk Apa? Kenali Beragam Jenis dan Fungsinya
-
Dulu Laku 10 Dus Kini Sepi, Pedagang Asongan di Monas Curhat: Merdeka Tapi Bingung