/
Jum'at, 10 Februari 2023 | 10:36 WIB
Gapura selamat jalan Garut. Lima warga Garut yang sedang jualan jaket kulit diteriaki culik anak. Mereka dihajar massa sedangkan barang dagangan dijarah. (Antara foto)

Saat kelimanya berjualan seperti biasa, di luar dugaan ada wanita berteriak sambil menuduh kelima pria Garut itu adalah yang akan menculik anak.

"Ada ibu-ibu berjarak jauh dari mereka (5 warga Garut sedang jualan), ngomong bahwa mereka itu penculik," katanya. 

Wanita tersebut lantas lapor pada pamannya, yang saat itu juga langsung lapor pada kepala desa.

Saat itu juga kepala desa melakukan klarifikasi pada kelima warga Garut tersebut.

4. Pesan culik anak sengaja disebar

Dari sana, entah siapa yang memulai pesan pelaku culik anak ditangkap disebar melalui pesan WA.

Warga yang mendapat pesan ada penculik anak yang berkeliaran di wilayahnya, langsung beraksi menuju kantor desa.

"Ada pesan WhatsApp dari kepala Desa itu, maka warga berkumpul di kantor atau balai desa mengamankan mereka, dan terjadilah aksi tersebut," tuturnya.

5. Bukan pelaku culik anak

Baca Juga: Cek Fakta: Pesawat Susi Air Dibakar KKB, Pilot dan Penumpang Disandera

Ayah satu di antara lima warga Garut yang dituduh culik, Donald Hamzah (44), kaget lantaran anaknya diamuk warga atas tudingan tidak mendasar.

Donald Hamzah mengatakan jika anaknya bernama Lucky Wanda Rivana (30), hanya mencari rezeki di daerah orang.

"Anak saya (Lucky Wanda Rivana) itu hanya jualan pakaian. Saya kaget. Anak saya kok dituduh culik," kata Donald dihubungi wartawan.

6. Kades di Garut ungkap kondisi lima warga Garut

Kepala Desa Cihuni, Garut, Firman Maulana mengaku sudah mendapat informasi soal lima orang Garut yang dituduh culik.

"Saya dapatkan informasi (5 warga Garut dituduh culik) dari pihak Polsek," katanya saat dihubungi wartawan.

Load More