SuaraSoreang.id - Insiden keributan yang terjadi antara suporter Persib Bandung dan PSS Sleman di Tribun Selatan Gelora Bandung Lautan Api pada minggu lalu akhirnya membawa konsekuensi yang serius bagi Persib Bandung.
Tingkah laku oknum suporter Persib terbukti melakukan pelemparan kepada suporter tim tamu PSS Sleman, yang menyebabkan keributan tidak dapat terhindarkan.
Insiden ini disidangkan pada Selasa kemarin di pimpin langsung oleh Ketua KOMDIS IRJEN POL Drs. Erwin Tobing.
Berdasarkan bukti yang ada, Persib dikenai denda sebesar 50 juta Rupiah atas aksi pelemparan segelintir suporternya. Telah terjadinya aksi pelemparan botol air mineral dari oknum suporter Persib ke arah suporter PSS Sleman di area Tribun Selatan itu diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan bahwa telah terjadi pelanggaran kode disiplin.
Dalam keputusan komite disiplin PSSI, Persib dikenakan sanksi berdasarkan Pasal 70 ayat 1 ayat 4 dan Lampiran 1 Nomor 5 Kode Disiplin PSSI tahun 2018.
Lebih parah lagi, sekelompok suporter melanjutkan aksi provokasi di luar Stadion setelah pertandingan Persib kontra PSS Sleman berakhir.
Polisi langsung bertindak dan berhasil mengamankan 11 oknum suporter tersebut. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, 11 orang tersebut dinyatakan positif memakai narkoba.
Persib pun tidak tinggal diam. Mereka memutuskan untuk menutup pintu rapat-rapat ke 11 oknum suporter tersebut agar mereka tidak bisa masuk ke Stadion lagi.
Hal ini dilakukan dengan membenarkan mereka dari sistem pembelian tiket online. Sama halnya dengan oknum suporter yang kedapatan menyalakan flare di dalam stadion, Persib memberikan sanksi bahwa mereka tidak bisa lagi membeli tiket pertandingan.
Baca Juga: Sosok Al Wehda, Klub Ternama Arab Saudi Baru Dibantai Ronaldo
Menurut Adi Pratama, selaku Head of Communication Persib Bandung, tindakan ini diambil untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para suporter dan penonton.
Persib menegaskan bahwa tingkah laku negatif seperti ini tidak akan ditolerir dan akan dikenakan sanksi yang tegas.
Persib berharap agar suporter bisa memahami bahwa tingkah laku yang baik dan sportsmanship adalah hal yang sangat penting bagi sepak bola Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana